Observasi Pribadi: Blog tentang gaya hidup

2015-12-18

Mulutmu Harimaumu (Statusmu Harimaumu)

Belakangan ini ramai dibicarakan tentang penangkapan Yulian Paonganan alias Ongen karena statusnya di twitter yang mengundang kontroversi. Pemilik akun twitter @ypaonganan itu membuat posting foto Presiden Jokowi dan Nikita Mirzani, tak lupa dibubuhkan hashtag yang bagi mayoritas orang Indonesia sudah sangat tidak terpuji dan terkesan penuh penghinaan.


Foto tersebut menurut berbagai sumber memang foto asli. Menurut sutradara Joko Anwar, foto itu diambil saat Jokowi dan Nikita Mirzani bersama-sama saat nonton bareng film Comic 8. Film itu juga diperankan oleh Nikita Mirzani. Foto itu kembali diunggah seiring dengan mencuatnya nama Nikita Mirzani dalam kasus “Prostitusi Artis”.

Di sosial media seseorang bebas membicarakan apa saja: politik, hukum, keuangan, asmara, hingga hal-hal remeh temeh apapun. Hanya saja satu yang perlu diingat, sosial media bisa diakses siapapun dan pembuat status harus siap dengan konsekwensi pro kontra yang akan diterimanya. 

Membenci dan mengritik juga hak seseorang. Perasaan tidak suka pada seseorang yang berlebihan bisa menimbulkan energi untuk membuat status-status negatif setiap hari. Status negatif tersebut apabila direspons oleh pihak lain yang merasa tersinggung tentu saja bisa menimbulkan masalah, apalagi dengan adanya edaran kapolri tentang hatespeech. Mengritik tidak harus dengan bahasa yang kasar dan membabi buta.

Jadi, bijak dalam menulis status adalah yang utama. Statusmu harimaumu, kalau saya boleh menganalogikan seperti pepatah lama. Kalau hanya di-bully, tentu bisa diatasi sendiri, Tapi kalau dibui...?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

~ Terima kasih sudah berkunjung. Silakan berkomentar di sini. Komentar Anda sangat berharga bagi saya. Jangan ada spam, SARA, pornografi, dan ungkapan kebencian. Semoga bermanfaat. ~