Tampilkan postingan dengan label Travelling. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Travelling. Tampilkan semua postingan

2023-12-15

10 Destinasi Pantai Populer di Yogyakarta

12/15/2023 10:00:00 AM 0

Waktu liburan sudah tiba. Apakah kamu sudah merencanakan perjalanan liburan akhir tahun ini? Jika belum, beberapa destinasi wisata alam pantai di Yogyakarta berikut bisa kamu pertimbangkan. 


Yogyakarta, kota budaya dengan kekayaan sejarahnya yang luar biasa, juga menyimpan keindahan alam yang memukau. Salah satu daya tarik utama adalah deretan pantai cantik yang menghiasi pesisir selatan Yogyakarta. Berikut adalah 10 destinasi pantai populer yang dapat menjadi pilihan sempurna untuk melarikan diri dari hiruk-pikuk kota dan menikmati keindahan alam yang menakjubkan.


1. Pantai Parangtritis

Via Wikipedia

Pantai Parangtritis adalah salah satu pantai paling ikonik di Yogyakarta. Dikenal dengan pasir hitamnya yang lembut dan ombak yang menggoda, pantai ini menawarkan pemandangan matahari terbenam yang spektakuler. Selain itu, legenda tentang Nyi Roro Kidul, ratu laut Jawa, menambah nuansa mistis di tempat ini.


2. Pantai Baron

Via kompas.com

Pantai Baron berada di Desa Kemadang, Kapanewon atau Kecamatan Tanjungsari, Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Pantai Baron menawarkan suasana yang lebih tenang dibandingkan dengan Parangtritis. Pohon kelapa yang melengkung indah dan batu karang yang unik menjadi ciri khas pantai ini. Wisatawan dapat menikmati keindahan alam sambil menikmati hidangan laut segar di warung-warung pinggir pantai.


3. Pantai Kukup

Via https://wisata.gunungkidulkab.go.id/

Pantai Kukup adalah salah satu destinasi wisata di Gunungkidul, Yogyakarta. Pantai ini berjarak sekitar 60 km dari kota Jogja. Pantai Kukup memiliki ciri khas yaitu sebuah pulau di sisi kiri pantai yang bernama Pulau Jumino, pulau ini bisa diakses melalui jembatan. Pantai Kukup memiliki daya tarik yang berbeda dengan pasir putihnya yang lembut dan ombak yang tenang. Pengunjung dapat melakukan berbagai aktivitas, seperti bermain voli pantai atau bersantai di bawah naungan pohon cemara yang tumbuh subur di sekitar pantai.


4. Pantai Krakal

Via Tripadvisor

Pantai Krakal dikenal sebagai surganya para penggemar surfing. Ombak yang tinggi dan konsisten menjadikan pantai ini tempat ideal bagi para peselancar. Meskipun begitu, pantai ini tetap menawarkan keindahan alam yang memikat bagi yang hanya ingin bersantai atau menikmati panorama laut.

Pantai Krakal terletak di Desa Ngastiharjo, Tanjungsari, Gunungkidul. Lokasinya berjarak 65 km dari Kota Yogyakarta. Pantai Krakal bisa diakses dari berbagai wilayah seperti dari Wonosari yang berjarak 21 km. Selain itu, untuk sampai ke Panti Krakal, kamu bisa melalui rute Solo dan Sukoharjo.

Jika menuju ke Pantai Krakal dari Yogyakarta, kamu bisa melalui rute Piyungan, kemudian Bundaran Tugu BPD, Wonosari, Tanjungsari dan sampai di Pantai Krakal.


5. Pantai Drini

Via Wikipedia

Pantai Drini berlokasi di Desa Banjarejo, Kapanewon Tanjungsari, Kabupaten Gunung Kidul, Yogyakarta. Pantai Drini dikenal dengan keindahan formasi batu karangnya yang unik. Pengunjung dapat menaiki perahu nelayan untuk menjelajahi gua-gua kecil di sekitar pantai. Pemandangan matahari terbenam di Pantai Drini juga menjadi momen romantis yang tak terlupakan.


6. Pantai Ngandong

Via mytrip123.com

Pantai Ngandong terletak di Jalan Pantai Selatan Jawa, Sidoharjo, Kapanewon Tepus, Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Pantai Ngandong menawarkan keindahan alam yang alami dan tenang. Pasir putih yang bersih dan laut yang jernih menciptakan atmosfer yang ideal untuk bersantai. Di sekitar pantai, terdapat hutan mangrove yang memberikan kesan eksotis.


7. Pantai Wediombo

Via travel.kompas.com

Pantai Wediombo adalah sebuah pantai yang berada di Desa Jepitu, Girisubo, Gunungkidul. Lokasinya berjarak 80 km dari kota Yogyakarta. Pantai tersebut meliputi sebuah teluk yang dikelilingi pegunungan batu karang dan pasir putih. Di tengah laut, batu karang tampak menonjol. Pantai Wediombo adalah tempat yang cocok untuk menikmati keindahan alam sambil bersantai di bawah rindangnya pohon kelapa. Pantai ini juga sering dijadikan lokasi untuk berbagai kegiatan festival dan konser musik yang menarik.


8. Pantai Sadeng

Via travel.kompas.com

Pantai Sadeng berada di Songbayu, Kapanewon atau Kecamatan Girisubo, Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Pantai Sadeng  bukanlah pantai pasir, melainkan merupakan pelabuhan perikanan. Wisatawan bisa bersantap di warung-warung yang menjual kuliner ikan segar langsung dari nelayan.  Wisatawan juga bisa berbelanja ikan, terutama jika ada kapal yang baru saja bersandar. 


9. Pantai Sundak

Via shutterstock


Pantai Sundak berlokasi di Desa Sidoharjo, Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Pantai Sundak memiliki pesona eksotis dengan karang-karang besar yang menjulang di tepi pantai. Air laut yang jernih dan ombak yang ramah membuatnya menjadi destinasi yang cocok untuk berenang dan snorkeling.


10. Pantai Depok



Pantai Depok  berada di Kabupaten Bantul, Yogyakarta. Lokasinya tidak terlalu jauh dari Pantai Parangtritis. Jarak dengan pantai Parangtritis sekitar 4 kilometer (km) atau kira-kira 10 menit berkendara. Pantai Depok memiliki pesona yang tidak kalah menariknya dibandingkan pantai lainnya di Yogyakarta. Pantai ini bisa menjadi alternatif wisata pantai dekat pusat kota. Jarak Pantai Depok dari pusat Kota Yogyakarta bisa ditempuh dengan waktu sekitar 1 jam berkendara.

Jelajahi keindahan pantai-pantai di Yogyakarta untuk merasakan harmoni antara kekayaan alam dan kearifan lokal. Semoga artikel ini memberikan inspirasi untuk merencanakan liburan seru di destinasi pantai yang memukau ini. Selamat menjelajah!


***

Baca juga:

Hemat Anggaran saat Wisata






2017-04-15

Antara Zaffa dan Zalfa, Cerita Salah Masuk Hotel di Bintuhan

4/15/2017 06:17:00 PM 8
Seperti pernah saya singgung di postingan Sekilas Kisah Tur di Kaur tentang kejadian lucu di hotel. Kejadian tersebut adalah salah masuk hotel sewaktu di Bintuhan, maka seperti inilah ceritanya.

Ketika berangkat dari Bengkulu menuju Kaur, rombongan kami terpisah menjadi dua mobil. Kebetulan saat itu mobil yang saya tumpangi sudah sampai lebih dulu di Kaur, sementara mobil satunya yang ditumpangi rombongan lain termasuk ketua panitia kegiatan tiba belakangan karena ada urusan di Manna.

Nah, ketika itu, hotel sebenarnya sudah dipesan sebelumnya. kami tinggal check in. Yang kami ingat nama hotelnya adalah Zalfa. Begitu kami tiba di Bintuhan, segera kami masuk ke Hotel Zalfa. Melapor ke resepsionis, dan leyeh-leyeh beristirahat. 

Resepsionis mengatakan kalau hotel belum di-booking. Namun kami belum merasa curiga saat itu. Kami pun dipersilakan untuk menunggu sambil membuat teh atau kopi sesuai selera. Kami pun dengan santainya ngopi dan ngeteh.

Bangunan Hotel Zalfa cukup luas. Ada setidaknya 18 kamar di hotel tersebut. Terdapat juga aula yang bisa menampung 100 orang. Kami tidak bertanya lebih lanjut tentang spesifikasi hotel, kami lebih memilih beristirahat di lobby.
Hotel Zalfa tampak dari depan
Sumber gambar: kupasbengkulu.com
Tak berapa lama, rombongan kedua itu pun sampai. Mereka menuju Hotel Zalfa setelah diberitahu melalui telepon oleh salah satu teman yang ada di rombongan pertama. Betapa malunya kami ketika diberi tahu bahwa hotel yang akan ditempati adalah Hotel Zaffa. Untung, kami belum sempat menurunkan tas dan perlengkapan kami. Untung saja. Dengan menahan malu, kami pun meminta maaf pada resepsionis. Kopi dan teh yang sudah telanjur dinikmati hendak kami bayar, tetapi ditolak oleh resepsionis.

Hmmm, ternyata ada dua hotel yang hampir mirip namanya, satu bernama Zalfa, satunya lagi Zaffa. Bahkan kami sempat melihat ada papan nama hotel bernama Fa. Entah ada hubungan apa mereka, hehehe…

Kami pun check in di Hotel Zaffa. Melihat bangunannya, terlihat kalau hotel ini masih baru. Hotel ini mempunyai sekitar 20 kamar. Kisaran harga antara Rp150.000--Rp350.000 termasuk sarapan dan snack harian. 



Hotel Zaffa
Dari segi pelayanan, menurut saya hotel ini cukup baik. Sprei dan handuk diganti setiap hari, tidak hanya dibersihkan seperti di beberapa hotel lain. Ada juga fasilitas wifi yang cukup memanjakan tamu. Tamu pun bebas membuat teh atau kopi yang sudah disediakan di ruang televisi.



Akhirnya, kami tiba di hotel yang benar dan bisa beristirahat dengan nyaman. Hal ini menambah pengalaman kami, hotel di Kota Bintuhan cukup banyak dan ada yang namanya mirip-mirip. Dari sisi marketing mungkin bagus, tapi bisa juga membingungkan untuk tamu yang baru pertama kali berkunjung.

Sekilas Kisah Tur ke Kaur

4/15/2017 12:33:00 PM 18
Apa kabar sahabat? Semoga selalu dilimpahi kesehatan dan keberkahan. Kali ini saya ingin bercerita tentang perjalanan ke Kota Bintuhan, Kabupaten Kaur.

Hari Minggu, 9 April, saya dan rombongan dari Kantor Bahasa Bengkulu bertolak dari Bengkulu menuju Kota Bintuhan, Kab. Kaur. Kami akan mengadakan kegiatan Peningkatan Kompetensi Guru Bahasa Indonesia se-Kabupaten Kaur.

Kaur adalah salah satu kabupaten di Bengkulu yang berbatasan dengan Provinsi Lampung. Kaur, nama ini cukup membekas dalam ingatan saya. Dulu, awal-awal berkunjung ke Bengkulu saya naik travel yang selalu singgah beristirahat di salah satu warung makan di wilayah Kaur. Kalau tidak salah ingat nama warung makan tersebut adalah Kaur Raya, di daerah penyimpangan. Jadi, perjalanan dinas seakan menjadi perjalanan nostalgia, napak tilas perjalanan saat pertama kali ke Bengkulu.

Perjalanan Bengkulu-Kaur kami tempuh kurang lebih selama 6 jam. Kami berangkat pukul 09.00, sampai di Bintuhan pukul 16.00. Kondisi jalan yang kadang rusak, sering memperlambat perjalanan. Semoga pemerintah yang berwenang memperhatikan hal ini.

Saya awalnya sempat berpikir akan kesulitan mendapatkan penginapan di Bintuhan. Ternyata dugaan saya salah. Banyak sekali penginapan di sana. Kami akhirnya menginap di hotel Zaffa. Ada cerita lucu tentang penginapan ini, hehehe. Cerita lucu tersebut saya posting di artikel lain mengenai hotel di Kaur.


Hotel Zaffa Kaur
Bintuhan sebagai ibukota Kabupaten Kaur cukup terkenal dengan pantai dan lautnya. Sayang sekali karena jadwal kegiatan yang padat membuat saya tidak bisa leluasa bermain di pantai. Sedih… kegiatan berlangsung sejak pagi hingga sore hari. 

Akhirnya saya hanya berkesempatan mengunjungi Pantai Linau, salah satu destinasi bagus di Kaur, pada malam hari. Yah, hanya bisa mendengar debur ombak dan kesiur anginnya saja. 

Pantai Linau
Sumber gambar: http://wargakaur.blogspot.co.id
Untuk mengobati kekecewaan, saya dan teman-teman mencoba kuliner yang jarang ada, yaitu sate gurita. Kami cukup penasaran seperti apa rasa sate gurita tersebut. Akhirnya, kami mampir di rumah makan Voltus dan memesan sate gurita. Ternyata, memang unik dan sangat lezat rasanya. Tentang harga juga cukup terjangkau. Satu porsi harganya di kisaran Rp30.000. Hmmm, akhirnya terobati juga rasa penasaran akan sate gurita, hehehe
Maaf tidak ada foto satenya, lupa...

Salah satu lokasi cukup menarik yang kami temui adalah lapangan Merdeka. Lokasi ini menjadi semacam alun-alun kota. Di situ ada Masjid Al Kahfi yang menjadi kebanggaan masyarakat Kaur.


Masjid al Kahfi di Lapangan Merdeka Bintuhan
Sumber gambar: http://wargakaur.blogspot.co.id
Tentang gambaran sekilas Kota Bintuhan secara umum, ini adalah kota yang cukup tenang, masih cukup sepi malah, dan cukup tertata. Fasilitas publik pun lumayan tersedia. Kota ini menjadi cukup ‘hidup’ karena dilalui jalan lintas Sumatra. 

2017-02-05

Guest House yang Nyaman untuk Keluarga dan Backpacker di Yogyakarta

2/05/2017 08:01:00 PM 3
Yogyakarta adalah salah satu destinasi wisata favorit di Indonesia. Tak heran, di Yogyakarta bertebaran berbagai macam lokasi wisata, tradisional hingga modern. Dengan mengunjungi Yogyakarta, wisatawan pun mempunyai variasi pilihan destinasi wisata yang lebih banyak. Keunikan dan keistimewaan Jogja seperti itulah yang sangat menarik bagi wisatawan domestik maupun mancanegara.

Statistik jumlah kunjungan wisatawan dapat dilihat di tautan berikut.

Substansi kedua berita tersebut sama, yaitu perkembangan jumlah wisatawan di Yogyakarta yang terus naik, bahkan melampaui target dan menjadi yang tertinggi se-Indonesia. Hebat dan patut diacungi jempol.

Selain karena destinasinya yang menarik, tentu ada hal lain yang menjadikan wisatawan senang melancong ke Yogyakarta. Di antaranya karena keramahan penduduk lokal. Memang, siapa sih yang meragukan keramahan masyarakat Yogyakarta? Orangnya alus-alus, je… entah perilakunya, entah tutur katanya… Istimewa lah pokoknya.

Tempat Menginap yang Nyaman

Nah, bicara mengenai berwisata, tentu wisatawan butuh tempat menginap yang strategis dan representatif. Kudu nyaman lah intinya. Selain nyaman di hati, juga nyaman di… kantong, dong.

Nah, sependek pengalaman penulis, ada Guest House yang bagus di sekitaran Condong Catur, Yogyakarta (warga lokal sering menyebut Condong Catur dengan Concat.) Guest House tersebut adalah SIMPLY HOMY CONDONG CATUR GUEST HOUSE. Inggris banget, ya, namanya? Hehehe, yang datang ke Yogyakarta kan bukan hanya wisatawan domestik, jadi biar dikenal juga oleh wisatawan mancanegara.

Okey, terus apa saja sih yang ada di Simply Homy Condong Catur Guest House? Simply Homy Concat memiliki 8 kamar yang terdiri dari 3 deluxe VIP, 4 kamar superior, dan 1 dorm backpacker berisi 4 bed. Masing-masing kamar memiliki fasilitas AC, kamar mandi dalam dengan shower panas dingin, TV. Wih, ada paket untuk backpacker juga. Jadi bisa lebih hemat, tuh.

Di Simply Homy Condong Catur Guest House Tersedia lounge dengan sofa dan TV kabel, wifi koneksi cepat, serta dispenser air panas dingin. Jika pengunjung ingin sekadar masak-masak sendiri yang ringan, disediakan dapur dengan kompor gas, cookeer hood, lengkap dengan peralatan masak dan makan.

Apabila pengunjung mau sekadar ngopi-ngopi cantik atau ganteng, disediakan balkon dengan view jalanan dan pohon-pohon. Tersedia dispenser air di balkon. Atau boleh juga pesan makan minum di Cafe Simbok.

Di lantai 2 terdapat Function room dengan luas kurang lebih 120 meter persegi, kapasitas 100+ orang. Tersedia in focus, laptop, dan layar. Jadi, bisa digunakan meeting, seminar, atau pelatihan-pelatihan.

Jika wisatawan membawa sopir yang juga butuh tempat menginap, di Simply Homy Condong Catur Guest House juga tersedia paket kamar ekonomi dengan kamar mandi dalam dan fan. Jadi bisa menghemat budget, bukan?

Beragam fasilitas di Simply Homy Concat (KLIK UNTUK MEMPERBESAR)
Simply Homy Condong Catur Guest House memang dirancang untuk membuat pengunjung merasa nyaman dan aman. Dengan tagline “Anda Tuan Rumahnya”, tentu bisa dibayangkan bagaimana manajemen Simply Homy Condong Catur Guest House yang sangat welcome untuk pengunjung. Semua kebutuhan bisa dibicarakan sesuai porsi yang ada.

Tak heran, owner Simply Homy Condong Catur Guesthouse adalah pasangan suami istri bahagia yang sudah sangat berpengalaman di bidang wisata dan travelling. Pengalaman plesir ke berbagai destinasi wisata dunia menjadikan mereka memahami apa saja yang dibutuhkan untuk kenyamanan pengunjung. Pengalaman mereka plesiran dituangkan ke dalam beberapa buku. Saat ini, mereka juga mengaplikasikan pengalaman tersebut ke dalam layanan Simply Homy Condong Catur Guesthouse.

Owner Simply Homy Concat dan deretan buku travelling karya mereka (KLIK UNTUK MEMPERBESAR)
Di samping kenyamanan dan keamanan, lokasi Simply Homy Condong Catur Guest House juga sangat strategis. Ini beberapa keunggulannya.
  1. Lokasi hanya 15 menit dari bandara Adisucipto.
  2. Lokasi sangat dekat dengan kampus UGM, UII FE, UPN Veteran, STIE YKPN, Amikom, STIE Guna Bangsa.
  3. Dekat dengan beberapa lokasi wisata: Candi Gebang, Jogja Bay, Upside Down World, Monumen Jogja Kembali, dll.
  4. Dekat dengan Hartono Mall (1 km), Ambarukmo Plaza (3 km).
Menarik, bukan? Oh iya, harga sewa di Simply Homy Condong Catur Guesthouse juga menarik, lho.  
Tarif Promo:
Rp. 199.000 untuk kamar deluxe dan superior (first reserve first),
Rp. 75.000/bed untuk backpacker,
Rp. 65.000 per extra bed. Semua termasuk sarapan.
Kos bulanan mulai dari Rp. 1.500.000 (tergantung jumlah orang dan fasilitas).

Simply Homy Condong Catur Guesthouse  juga menyediakan berbagai fasilitas penunjang untuk lebih memanjakan pengunjung, seperti sewa motor, mobil, sepeda onthel, laundry sehari jadi, paket meeting, paket katering, paket wisata dan paket data.

Alamat Simply Homy Concat ada di  Jl.Wijayakusuma No 340 Condong Catur, Sleman, Yogyakarta. Lokasi dapat dilihat di Google Maps "Simply Homy Condong Catur Guesthouse".



===========================
Anda berminat mencoba keramahan dan kenyamanan Simply Homy Condong Catur Guest House? Reservasi silakan menghubungi 081278607080 (Simply Homy), 081314718320 (Mbak Olen), atau via FB Olenka Priyadarsani.