Tampilkan postingan dengan label bisnis. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label bisnis. Tampilkan semua postingan

2023-10-17

Mengoptimalkan Blog Pribadi untuk Personal Branding

10/17/2023 09:28:00 AM 0

Personal branding adalah proses membangun dan mempromosikan citra diri yang positif di mata publik. 

Personal branding penting untuk dilakukan, baik bagi individu maupun profesional. Personal branding yang efektif dapat membantu seseorang untuk mencapai tujuan-tujuannya, seperti mendapatkan pekerjaan, membangun karier, atau mengembangkan bisnis.


Sumber gambar: https://www.freepik.com/
Blog pribadi dapat menjadi alat yang ampuh untuk membangun personal branding. Dengan blog, Anda dapat membagikan cerita, pengalaman, dan pemikiran Anda kepada dunia. Anda juga dapat menggunakan blog untuk membangun kredibilitas dan kepercayaan diri.

Berikut ini adalah beberapa tips untuk mengoptimalkan blog pribadi untuk personal branding:

1. Tentukan tujuan Anda

Sebelum Anda mulai membuat blog, penting untuk menentukan tujuan Anda. Apa yang ingin Anda capai dengan blog Anda? Apakah Anda ingin mempromosikan diri sebagai profesional? Membangun komunitas? Atau sekadar berbagi cerita dan pengalaman?

Tujuan Anda akan membantu Anda menentukan konten yang akan Anda poskan di blog Anda.

2. Pilih niche yang tepat

Niche adalah topik atau bidang yang akan Anda fokuskan di blog Anda. Memilih niche yang tepat akan membantu Anda untuk menarik pembaca yang tepat.

Jika Anda ingin membangun personal branding sebagai profesional, maka pilihlah niche yang relevan dengan bidang pekerjaan Anda. Misalnya, jika Anda adalah seorang penulis, maka Anda dapat membuat blog tentang tips menulis atau tentang genre fiksi yang Anda sukai.

3. Buat konten yang berkualitas

Konten adalah hal terpenting dalam sebuah blog. Konten yang berkualitas akan menarik pembaca dan membantu Anda untuk membangun kredibilitas.

Pastikan konten yang Anda buat informatif, menarik, dan ditulis dengan baik. Anda juga dapat menggunakan foto atau video untuk mempercantik tampilan blog Anda.

4. Promosikan blog Anda

Setelah Anda membuat konten yang berkualitas, Anda perlu mempromosikan blog Anda agar dapat dibaca oleh orang lain. Anda dapat mempromosikan blog Anda melalui media sosial, email, atau platform lain yang relevan.

Anda juga dapat berpartisipasi dalam acara atau komunitas yang terkait dengan niche Anda. Hal ini akan membantu Anda untuk terhubung dengan orang lain dan mempromosikan blog Anda.

5. Bangun komunitas

Salah satu manfaat terbesar dari blog adalah kemampuannya untuk membangun komunitas. Interaksi dengan pembaca Anda akan membantu Anda untuk terhubung dengan mereka dan membangun hubungan yang bermakna.

Anda dapat membangun komunitas di blog Anda dengan menjawab komentar pembaca, mengadakan kuis atau giveaway, atau mengadakan acara online.

Tips-tips menarik untuk mengoptimalkan blog pribadi untuk personal branding

Berikut ini adalah beberapa tips menarik untuk mengoptimalkan blog pribadi untuk personal branding:

  • Gunakan gambar dan video yang menarik. Gambar dan video dapat membantu untuk mempercantik tampilan blog Anda dan membuat konten Anda lebih menarik.
  • Buat jadwal posting yang konsisten. Jadwal posting yang konsisten akan membantu Anda untuk menjaga interaksi dengan pembaca Anda.
  • Gunakan media sosial untuk mempromosikan blog Anda. Media sosial adalah cara yang bagus untuk mempromosikan blog Anda dan terhubung dengan pembaca Anda.
  • Ikuti tren terkini. Mengikuti tren terkini dapat membantu Anda untuk tetap relevan dan menarik pembaca Anda.
  • Jangan takut untuk menjadi diri sendiri. Personal branding yang efektif adalah personal branding yang jujur dan autentik.

Dengan mengikuti tips-tips di atas, Anda dapat mengoptimalkan blog pribadi Anda untuk personal branding yang efektif.


Sumber gambar: 

https://www.freepik.com/free-photo/branding-innovation-creative-inspire-concept_16449332.htm#query=personal%20branding&position=16&from_view=search&track=ais


2017-04-16

Menakar Geliat Pasar di Bengkulu

4/16/2017 10:13:00 AM 14

Pasar menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah (1) n tempat orang berjual beli; pekan, (2) Ek kekuatan penawaran dan permintaan, tempat penjual yang ingin menukar barang atau jasa dengan uang, dan pembeli yang ingin menukar uang dengan barang atau jasa. Pasar adalah tempat imteraksi antara penjual dan pembeli, produsen dan konsumen. 

Karena fungsinya yang mempertemukan penjual dan pembeli, pasar menjadi area penting yang seringkali menjadi barometer kondisi ekonomi suatu daerah. Ada kalanya pasar menjadi sangat ramai karena ekonomi masyarakat yang sedang bergairah, ada kalanya pasar menjadi sepi karena keadaan ekonomi juga sedang lesu. 

Apabila kita melihat pola interaksi kehidupan di pasar, sebenarnya pola interaksi di dalam pasar tidak hanya terjadi pada produsen dengan konsumen saja, tetapi terdapat pola interaksi lain. Pola interaksi ini disebut dengan eksternalitas. Eksternalitas dapat dipahami dengan dampak bagi sebuah pihak dari keputusan yang diambil oleh pihak lain. Eksternalitas terdiri dari empat macam pola dampak interaksi yaitu dampak produsen terhadap produsen lain, dampak produsen terhadap konsumen, dampak konsumen dengan konsumen lain, dan dampak konsumen dengan produsen (http://pradipta-aditya-fisip12.web.unair.ac.id/)

Interaksi tersebut bisa mengakibatkan beberapa hal seperti harga yang naik turun,komoditas tertentu yang tidak laku, dan lain sebagainya. Di sinilah peran pemerintah menjadi penting sebagai pihak yang berwenang mengintervensi kegiatan ekonomi di dalam pasar. Pemerintah berperan dalam penetapan harga tertinggi (ceiling price) dan harga terendah (floor price) di dalam pasar. Jika tidak ditetapkan bisa terjadi ketimpangan, seperti penjual bisa menentukan harga seenaknya sendiri yang mengakibatkan tidak adanya keseimbangan sehingga akan berpengaruh pada kehidupan pasar. 

Lalu bagaimana dengan di Bengkulu sendiri? Situs berita Kompas versi online edisi 23/5/2016 melansir bahwa ternyata,
80 persen perekonomian di Provinsi Bengkulu berasal dari sektor konsumsi, bukan sektor produksi. Hal ini menjadi perhatian Bank Indonesia (BI). 
Deputi Perwakilan BI di Bengkulu, Christin R Sidabutar, mengungkapkan bahwa 80 persen pertumbuhan ekonomi di Bengkulu masih ditopang oleh faktor konsumsi, bukan produksi.
"Dari 80 persen itu, sebanyak 65 persen adalah konsumsi rumah tangga. Sisanya, konsumsi pemerintah. Sektor produksi masih kecil," kata Christin, Senin (23/5/2016).
BI menilai, dengan pertumbuhan ekonomi yang didominasi oleh konsumsi menandakan perekonomian Bengkulu rapuh. 
Dari kenyataan tersebut, keberadaan pasar sebagai tempat bertransaksi menjadi sangat penting. Pun menjadi tantangan bagi pemerintah daerah untuk lebih meningkatkan peran pasar sebagai penopang ekonomi Bengkulu. Perbaikan infrastruktur, perbaikan sistem pasar, juga menjadi PR besar pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas pasar. Pasar di Bengkulu seharusnya lebih banyak menjadi tempat bertransaksi antara produsen di Bengkulu dengan konsumen di Bengkulu, bukan produsen dari luar Bengkulu saja. 

Harus diakui letak geografis Bengkulu memang kurang menguntungkan. Angka kemiskinan di Bengkulu juga masih cukup tinggi, bahkan menurut data di tahun 2016 termasuk tertinggi di Sumatra (beritasatu.com). Tantangan yang sangat berat untuk bisa mengoptimalkan pasar sebagai penopang ekonomi rakyat. 

Di Bengkulu, utamanya di Kota Bengkulu, pasar-pasar besar seperti Pasar Panorama, Pasar Minggu, dan Pasar Barukoto berperan cukup sentral dan strategis mempertemukan penjual dan pembeli dari luar maupun dalam Kota Bengkulu. Meskipun demikian, seperti yang sudah saya tulis di atas, komoditas yang dijual lebih banyak disuplai dari luar Bengkulu. Imbasnya, perputaran modal pun kembali ke luar Bengkulu. 

Baiklah, ini hanya sekadar catatan seseorang yang bukan ahli ekonomi, hehehe. Saya hanya mencoba menuliskan apa yang saya pahami, serta mencoba menyimpulkan bahan-bahan yang sudah saya baca dari berbagai media. Tulisan ini juga saya sertakan dalam tantangan #nulisserempak bertema #PasarBengkulu yang dimotori oleh blogger Bengkulu

Semoga bermanfaat.

=================
Sumber Referensi: 

2016-10-29

Menjadi Pemuda Mandiri Dengan Usaha Jasa Percetakan, Mengapa Tidak?

10/29/2016 05:44:00 PM 6

Tanggal 28 Oktober menjadi hari bersejarah dan penting bagi pemuda Indonesia. Iya, tanggal tersebut diperingati sebagai hari Sumpah Pemuda. Untuk mendukung perjuangan merebut kemerdekaan Indonesia, pemuda Indonesia bersatu untuk mengucapkan sumpah yang menggetarkan. Bertanah air satu, berbangsa satu, dan menjunjung tinggi bahasa persatuan: INDONESIA.

Di masa yang sudah merdeka ini, perjuangan pemuda bukan lagi merebut kemerdekaan dari penjajah. Perjuangan yang penting sekarang ini adalah menjadi pemuda yang kreatif, inovatif, dan mandiri. Menjadi pemuda yang mandiri tentu menjadi sebuah harapan yang indah. Menjadi mandiri, salah satunya yaitu memiliki penghasilan sendiri, tidak bergantung penuh secara finansial pada orang tua, bahkan bisa membuka lapangan kerja baru, keren sekali, bukan?

Memulai bisnis sejak muda bukanlah hal yang sulit, meskipun tidak bisa juga dikatakan mudah. Seringkali ketiadaan modal berupa uang  dijadikan alasan utama. Padahal, modal yang diperlukan dalam memulai usaha bukanlah uang saja, ada modal berupa skill, hubungan atau jaringan dengan pihak lain, dan ketekunan untuk bekerja keras.

Jika modal berupa uang dalam jumlah tertentu  dan besar memang sulit terpenuhi, ada baiknya melakukan penguatan di segi jaringan/relasi, skill, dan ketekunan. Dengan adanya jaringan misalnya, kamu bisa ikut nebeng dulu di usaha yang mereka jalankan, sekalian belajar seluk beluk usaha tersebut. Jika nanti sudah dirasa mampu berkembang sendiri, barulah membuat brand sendiri agar lebih mantap.
Salah satu usaha yang bisa kamu jalankan sejak usia muda adalah usaha percetakan. Hah?! Kok bisa? Bukankah percetakan itu butuh modal besar ?
Tunggu dulu, jangan langsung berpikir tentang percetakan yang sudah besar, ya. Karena ini tentang memulai usaha, jadi kamu mesti melihat peluang di sekitarmu terlebih dahulu.
Bisnis percetakan dengan Ralali.com
Bisnis percetakan Sejak Usia Muda
Sekarang ini, percetakan menjadi usaha yang cukup diperhitungkan. Mengapa? Coba lihat di sekitar, hampir pasti ada barang dan pernak-pernik hasil cetakan, bukan? Ada stiker, mug, buku, banner, spanduk, dan lain sebagainya. Semua itu barang hasil cetakan. Hampir semua sektor membutuhkan usaha tersebut. Taruhlah misalnya tetangga hajatan, mereka butuh undangan yang bagus yang memerlukan jasa percetakan. Organisasi di sekolah atau kampus mengadakan event, mereka memerlukan stiker atau pin sebagai pernak-pernik acara, ke percetakan juga, kan?