Tampilkan postingan dengan label menulis. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label menulis. Tampilkan semua postingan

2023-01-29

Sekilas Tentang Cerita Anak

1/29/2023 09:18:00 AM 0
Sekilas Tentang Cerita Anak

Cerita anak adalah kisah yang ditujukan untuk anak-anak dan mengandung nilai-nilai moral yang baik. Banyak cerita anak yang mengisahkan tentang petualangan dan perjuangan tokoh utama untuk mencapai tujuannya.


Cerita anak juga sering mengandung unsur fantasi, seperti binatang yang bisa berbicara atau dunia lain yang menakjubkan. Cerita anak juga bisa ditulis dengan tema-tema yang mengajarkan tentang persahabatan, keberanian, dan kejujuran.


Banyak cerita anak yang diadaptasi menjadi film animasi atau teater, sehingga anak-anak dapat dengan mudah menikmati cerita tersebut. Ada juga cerita anak yang ditulis dalam bentuk puisi atau lagu, sehingga anak-anak dapat belajar sambil bernyanyi atau menghafal puisi.


Ada banyak koleksi cerita anak yang dapat dibaca secara gratis di internet, sehingga anak-anak dapat belajar membaca dan menikmati cerita tanpa harus membeli buku.


Cerita anak adalah kisah yang ditujukan untuk anak-anak dan memiliki alur yang sederhana. Cerita ini dapat digunakan untuk mengajarkan nilai-nilai moral dan mengembangkan kreativitas anak. Cerita anak juga sangat penting bagi perkembangan anak, karena dapat membantu anak-anak untuk belajar tentang dunia di sekitarnya dan mengembangkan imajinasi mereka. Dalam kesimpulan, cerita anak adalah media yang efektif untuk mengajarkan nilai-nilai moral dan mengembangkan kreativitas anak-anak.


Salah satu cerita anak yang terkenal adalah "Si Kancil yang Cerdik". Cerita ini menceritakan tentang seekor kancil yang sangat cerdik dan pintar dalam mengatasi berbagai masalah.


Cerita lain yang populer adalah "Si Burung Merak yang Sombong". Cerita ini mengisahkan tentang seorang burung merak yang sangat sombong dan akhirnya dikecewakan karena tidak dapat menunjukkan keindahannya pada burung-burung lain.


"Cerita Cinderella" juga merupakan cerita anak yang sangat terkenal. Cerita ini menceritakan tentang seorang perempuan yang ditindas oleh keluarganya dan akhirnya dibantu oleh seorang pangeran untuk menjadi putri.


"Cerita Aladdin dan Benda Ajaib" adalah cerita anak yang menceritakan tentang seorang pemuda yang menemukan benda ajaib dan menggunakannya untuk menjadi kaya raya. Cerita ini mengajarkan bahwa kesuksesan tidak datang dengan mudah.


"Cerita Rapunzel" adalah cerita anak yang menceritakan tentang seorang perempuan yang ditawan oleh penyihir dan harus menunggu seorang pangeran untuk menyelamatkannya. Cerita ini mengajarkan bahwa harus selalu berharap dan tidak pernah menyerah.


"Cerita Hansel dan Gretel" adalah cerita anak yang menceritakan tentang dua saudara yang terperangkap di hutan dan harus berjuang untuk keluar dari situasi tersebut. Cerita ini mengajarkan bahwa harus selalu berpikir positif dan berusaha untuk mengatasi masalah.


"Cerita The Three Little Pigs" adalah cerita anak yang menceritakan tentang tiga ekor babi kecil yang harus berjuang untuk melindungi diri dari seekor serigala. Cerita ini mengajarkan bahwa harus selalu bekerja keras dan berusaha untuk melindungi diri.




Mulai Berani Menulis

1/29/2023 08:52:00 AM 0

Menulis buku dalam bahasa Indonesia merupakan proses yang menantang namun bermanfaat yang membutuhkan perpaduan antara kreativitas, keterampilan, dan dedikasi. Sebagai bahasa resmi Indonesia, bahasa Indonesia digunakan dan dipahami secara luas, menjadikannya bahasa populer untuk menulis buku.


Foto oleh Tirachard Kumtanom:
https://www.pexels.com/id-id/foto/wanita-menulis-di-buku-catatan-di-samping-cangkir-teh-dan-komputer-tablet-733856/

Salah satu langkah awal dalam menulis buku berbahasa Indonesia adalah memilih topik atau tema yang menarik minat penulis. Ini bisa apa saja dari fiksi dan non-fiksi, hingga memoar, puisi, dan sastra anak-anak.


Setelah topik dipilih, langkah selanjutnya adalah melakukan penelitian dan mengumpulkan informasi. Ini adalah langkah penting karena memungkinkan penulis untuk mendapatkan pemahaman yang lebih dalam tentang topik mereka dan menemukan inspirasi untuk tulisan mereka.


Setelah meneliti dan mengumpulkan informasi, penulis dapat mulai mengembangkan cerita dan karakternya. Di sinilah kreativitas penulis benar-benar berperan, karena mereka menggunakan informasi yang telah mereka kumpulkan untuk membuat cerita yang menarik dan dapat dipercaya.


Setelah cerita dikembangkan, penulis dapat memulai proses penulisan. Ini bisa menjadi proses yang menantang, karena penulis harus memastikan bahwa tulisan mereka jelas, ringkas, dan menarik. Penulis juga harus memperhatikan tata bahasa, tanda baca, dan ejaan untuk memastikan bahwa tulisan mereka dipoles dan profesional.


Setelah naskah selesai, penulis biasanya akan melalui proses penyuntingan dan revisi. Di sinilah naskah ditinjau oleh editor atau profesional lain yang akan memberikan saran untuk perbaikan. Penulis kemudian akan merevisi naskah sampai siap untuk diterbitkan.


Langkah terakhir dalam menulis buku berbahasa Indonesia adalah mencari penerbit. Ini bisa menjadi proses yang menantang, karena penulis harus menemukan penerbit yang tertarik dengan bukunya. Namun, dengan maraknya penerbitan mandiri, penulis sekarang memiliki lebih banyak pilihan daripada sebelumnya untuk mendapatkan buku mereka di tangan pembaca.


Selamat menulis!

2017-10-11

Pertemuan Penulis Gerakan Literasi Nasional Tahap II: Sebuah Refleksi

10/11/2017 11:15:00 AM 5
Sesekali suara notifikasi whatsapp terdengar memecah kebisuan rutinitas. Grup penulis GLN 2017 itu masih terus ramai dan aktif. Para penulis GLN memang dikumpulkan kembali untuk menyelaraskan bahan bacaan yang sudah ditulis dan direvisi pada pertemuan Penulis GLN Tahap I. Pertemuan ke-II juga sekaligus menjadi ajang penyerahan hadiah bagi peserta yang lolos seleksi.


Dok. pribadi
Akhirnya, hadiah itu diterima juga, hehehe. Alhamdulillah. Sayembara kali ini memang cukup unik. Meskipun sudah dinyatakan lolos seleksi, penulis tetap berkewajiban merevisi naskahnya sendiri, seperti pernah saya tuliskan di artikel sebelumnya tentang Pertemuan penulis Gerakan Literasi Tahap I

Bagi para penulis, ini merupakan tantangan tersendiri. Bagaimana tidak, kami diharuskan merevisi menggunakan software indesign. Masalah pun bermunculan, mulai laptop atau notebook yang tidak mendukung, sampai kekurangmahiran untuk mengoperasikannya. Maklum, software indesign cukup besar kapasitasnya, perlu laptop dengan memori lumayan.

Mau tidak mau, meskipun ada prinsip tugas penulis ya menulis, soal tata letak, grafika, dan lain-lain itu lain soal. Bekerja sama dengan pengatak (layouter) profesional pun jadi pilihan, meskipun terpaksa ngutang dulu untuk honor mereka, deu...

Kover buku cerita Markas Rumah Pohon sebelum dan sesudah revisi
Meskipun demikian, kepuasan hakiki adalah ketika naskah buku kami lolos seleksi dan akan dijadikan bahan bacaan bagi siswa dan masyarakat. Buku tersebut menurut rencana akan disebarkan ke seluruh Indonesia. 

Acara pertemuan penulis tahap ke-2 dalam rangka penyelarasan bahan bacaan literasi dengan slogan "Penulis Bahan Bacaan, Pencerah Masa Depan"tersebut dibuka secara resmi oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. Acara diselenggarakan di Hotel Santika TMII mulai tanggal 5—7 Oktober 2017. Kegiatan tersebut bertujuan untuk menyempurnakan buku berdasarkan rekomendasi dari Pusat Kurikulum dan Perbukuan (Puskurbuk), serta memperkuat pemahaman penulis mengenai bacaan yang baik dan layak digunakan serta dapat menumbuhkan budi pekerti.



Sumber foto: badanbahasa.kemdikbud.go.id
Pertemuan ini dihadiri oleh 110 penulis dan berbagai daerah di Indonesia. Acara pembukaan kegiatan dimeriahkan oleh Paduan Suara Labschool Jakarta dan penampilan dongeng anak, serta pemberian piagam penghargaan kepada pemenang sayembara secara simbolis untuk enam penulis, antara lain Zulfitra (Sumatra Barat, Jembatan Ratapan Ibu dan Kawa Daun), Rismawati (Aceh, Lanskap Negeri Saman), Tria Ayu K. (Yogyakarta, Batik Tambal untuk Kakek), Paskalina (Jakarta, Jajanan Tradisional Asli Indonesia), I Gusti Made Dwiguna (Bali, Nyoman Nuarta: Pematung Internasional yang Pantang Menyerah), Dzikri el Han (Papua, Cerita dari Lembah Baliem)

Penyediaan bahan bacaan literasi yang dilakukan oleh Badan Bahasa melalui Pusat Pembinaan pada tahun 2017, dilakukan melalui Sayembara Penulisan Bahan Bacaan Literasi 2017, dan telah menghasilkan bahan bacaan yang bertema lanskap dan perubahan sosial masyarakat perdesaan dan perkotaan, kekayaan bahasa daerah, pelajaran penting dari tokoh-tokoh Indonesia, kuliner Indonesia, dan arsitektur tradisional Indonesia. Bahan bacaan tersebut telah melalui berbagai proses penilaian dan perbaikan. Saat ini, bahan bacaan tersebut sudah masuk pada tahap akhir penyelarasan buku berdasarkan hasil penilaian dari Pusat Kurikulum dan Perbukuan (Puskurbuk), Kemendikbud. Semua proses tersebut dilakukan untuk menghasilkan bahan bacaan yang layak bagi sekolah-sekolah di seluruh Indonesia. (badanbahasa.kemdikbud.go.id)

“Jika tahun lalu Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa sudah menerbitkan 165 buku bacaan cerita rakyat, tahun ini, Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa sudah menyerahkan 226 buku bahan bacaan kepada Pusat Kurikulum dan Perbukuan untuk dinilai, dan selanjutnya akan diterbitkan oleh Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa jika lolos,” jelas Prof. Dr. Muhadjir Efendi, M.AP.


Ditambahkan bahwa dari 727 naskah yang masuk, telah terpilih 120 naskah bacaan yang sesuai dengan kriteria yang ditetapkan. Aspek yang ditinjau dan diperbaiki adalah kesesuaiannya dengan tingkat pendidikan, materi yang mendukung budi pekerti, penggunan bahasa Indonesia, dan aspek grafika. (badanbahasa.kemdikbud.go.id)

Menjadi bagian dari mereka, para penulis hebat itu, adalah sebuah anugerah tersendiri. Selain bangga dengan karya yang diapresiasi, pertemuan penulis tersebut juga sebagai wadah menimba ilmu dari para penulis lain. Terbentuklah forum-forum diskusi kecil yang membahas sastra, perbukuan, penerbitan, dan tetek bengeknya.





Para panitia kegiatan yang luar biasa
Acara sudah usai, buku sudah direvisi, hadiah pun sudah diterima. Namun silaturahim dan persahabatan harus tetap terjalin. Grup whatsapp Penulis GLN 2017 yang semula dibuat untuk memudahkan koordinasi antara panitia dengan peserta, diharapkan tetap ada untuk ajang silaturahmi dan diskusi antarpenulis GLN 2017. Satu harapan lagi, semoga kami bisa bersemuka lagi di ajang sayembara GLN tahun 2018. Amiiin.


2017-10-02

Tempat Menulis Online dan Dibayar

10/02/2017 04:32:00 PM 10
Menulis, selain menjadi sebuah hobi, adakalanya menjadi sebuah kewajiban bagi sebagian orang.

Bagi orang yang hobi menulis, apa yang ditulisnya bebas tanpa intervensi siapapun. Mau fiksi atau nonfiksi, terserah. Lha, wong namanya hobi. Tema yang diangkat pun beragam, situasional, dan uptodate atau kekinian. Satu yang pasti, mereka konsisten menulis. Tanpa beban, murni menyalurkan hobi sekaligus opini. Syukur ada yang tergugah dan tercerahkan, juga terbuka wawasannya lewat tulisan-tulisan mereka.

Mereka yang hobi dan konsisten menulis tersebut, tulisan-tulisannya kerap menghiasi halaman-halaman surat kabar maupun media online, buku-buku fiksi atau nonfiksinya bertebaran di toko-toko buku. Rahasianya? Ya, konsisten itu tadi.

Lain halnya bagi yang ‘terpaksa’ menjalani kewajiban menulis. Kenapa terpaksa? Ya, karena menulis itu menjadi pekerjaan utamanya sehari-hari. Meskipun pada akhirnya ia terbiasa menulis, tetapi menulis bukanlah panggilan utama jiwanya. Contohnya: profesi sekretaris. Seorang sekretaris itu wajib menulis, kan? Wajib mencatat banyak hal tentang kantor, mengurusi surat-menyurat, dan lain-lain yang berhubungan dengan tulis menulis.

Namun, lambat laun keterpaksaan juga bisa menumbuhkan cinta, kok (jiaaah). Toh, sudah ada imbalan setimpal (gaji) dari keterpaksaan menulis itu, bukan?

Ok, kembali ke soal hobi menulis. Pada artikel kali ini saya ingin berbagi mengenai tempat berbagi tulisan online yang sekaligus menghasilkan. Jadi, tempat menulis online dan dibayar. Apa ada? Ada... berikut ini list-nya

1. Program UC We-media
 
Program UC We-media cukup booming akhir-akhir ini. Program UC We-media adalah sebuah platform layanan gratis yang bertujuan untuk berkomunikasi, mengekspresikan diri, dan mendukung kebebasan berpendapat.

Artikel-artikel yang ingin dipublikasikan melalui UC We-media akan diseleksi oleh tim editor. Terdapat beberapa aturan tentang penulisan artikel, termasuk masalah plagiarisme yang menjadi perhatian utama.

Ada tingkatan-tingkatan kontributor seperti pemula dan lanjutan yang mempunyai benefit berbeda. Reward-reward menarik pun telah menanti Anda yang rajin menulis.

Lebih enaknya lagi, ada topik-topik terhangat yang akan membantu Anda menulis artikel yang kemungkinan akan dibaca banyak orang.

Anda tertarik? Silakan mencoba melalui https://wm.ucweb.com.


2. Vebma
Siapa saja boleh bergabung dengan vebma.com, baik Anda seorang blogger, penulis, wartawan, guru, pelajar, atau mahasiswa. Silakan bergabung dan dan menulis konten di vebma.com. 


Sistem di vebma tidak dibangun mengggunakan MLM, vebma.com dibangun untuk memberikan benefit bagi setiap user yang bergabung dan menulis artikel di vebma.com, keuntungan yang anda dapatkan selain dibayar per artikel, saat ini kami dengan senang hati mengumumkan penulis mendapat tambahan dari setiap view yang didapat oleh artikel yang ditulis oleh penulis. Kesimpulannya, Anda akan tetap mendapatkan bayaran selama artikel yang Anda tulis menghasilkan pengunjung.

Lalu, berapa bayaran untuk setiap artikel yang dipublikasi di vebma? Sebelumnya Vebma.com memberikan bayaran sebesar Rp10.000--Rp20.000 per artikel yang terpublish di Vebma, ditambah CPM Rp1/view.

Setelah melewati berbagai pertimbangan untuk menyemangati penulis, pihak vebma akhirnya menambah harga CPM dua kali lipat dari sebelumnya Rp.1/view kini sebesar Rp.20.000/10.000 view. Itu artinya Anda akan dibayar Rp20.000 untuk 10.000 view yang dihasilkan artikel Anda.

Apakah Anda tertarik menulis di media online seperti di atas? Mungkin Anda bisa mencoba untuk terus mengasah skill menulis Anda. Silakan. Atau... Anda mempunyai referensi media online yang lain?
 

2017-09-17

Lima Trik Cepat Menulis Posting Blog

9/17/2017 09:00:00 AM 14
Blog yang bagus perlu memiliki konten yang menarik dan terkini agar pengunjung tetap tertarik. Memperbarui konten blog mungkin terlihat melelahkan dan memakan waktu. Namun, di bawah ini adalah lima trik yang akan membantu Anda menulis posting blog dengan lebih cepat.

1. Pilihlah Jadwal Menulis yang Paling Tepat

Jadwal menulis blog yang tepat akan membantu Anda menulis efektif bila Anda cenderung tidak terganggu atau lelah. Beberapa orang mungkin lebih suka menulis pagi sebelum semua orang bangun atau sesaat sebelum hari dimulai. Nah, Anda bisa memilih waktu yang paling sesuai dengan mood dan rutinitas Anda. Pilihlah waktu ketika Anda lebih cenderung kreatif, tidak terganggu, dan tidak sedang lelah.

2. Singkirkan Semua Gangguan

Log out twitter, Facebook, dan semua aplikasi lain sebelum Anda mulai. Buka saja tab yang akan Anda gunakan untuk penelitian Anda dan tutup yang lain agar tidak membuang waktu. Anda perlu fokus saat menulis untuk menghindari pemborosan waktu dan membiarkan ide kreatif Anda mengalir.

3. Matikan Spell Checker Saat Menulis

Untuk menghindari pemborosan waktu, tulis posting blog Anda tanpa berhenti untuk melakukan koreksi atau untuk mengedit. Selesaikan seluruh postingan dan kemudian kembali memperbaiki kesalahan tata bahasa dan ejaan. Melakukan hal ini akan membantu Anda menulis lebih cepat karena Anda tidak akan khawatir dengan kesalahannya. Jadi intinya menulis dulu, baru mengedit kemudian.

4. Kumpulkan Semua Informasi dan Saran Sebelum Anda Mulai Menulis
Kumpulkan semua yang Anda butuhkan saat menulis posting blog. Siapkan notes, pulpen, atau air minum Anda. Selain itu pastikan bahwa Anda telah melakukan penelitian menyeluruh sehingga Anda tinggal mengumpulkan informasi. Meneliti pekerjaan Anda akan membantu Anda menulis tanpa henti untuk merujuk pada keakuratan data atau untuk memeriksa fakta-fakta tertentu.


5. Tulis Garis Besar Tulisan

Tuliskan poin utama sebelum Anda mulai menulis. Sebuah posting blog harus memiliki pendahuluan, tubuh, dan kesimpulan. Setelah Anda menuliskan poin utama, akan lebih mudah bagi Anda untuk mengisi rincian dan memecah posting Anda menjadi subpos yang mudah dibaca dan menarik.

Setelah selesai menulis konten untuk blog Anda, aktifkan pemeriksa ejaan dan perbaiki semua kesalahan tata bahasa dan ejaan. Baca posnya dan edit seperlunya untuk memastikan agar ide mengalir dan postingan blog itu tanpa cela.

Baca juga:
1. Blog yang Diminati Pemilik Brand
2. Konten Unik untuk Website Anda
3. Menjelajahi Topik yang Ingin Anda Tulis

Menggunakan cara-cara yang diuraikan di atas tidak hanya akan membantu Anda menulis lebih cepat, tetapi akan memastikan bahwa Anda menulis posting blog yang bagus untuk pengunjung Anda. Selamat mencoba.



2017-08-20

Blog yang Diminati untuk Job Review

8/20/2017 12:32:00 AM 8
Profesi blogger bukan lagi profesi yang dipandang sebelah mata. Beberapa orang bahkan sudah memantapkan diri menjadi full time blogger, blogger profesional, yang menjadikan blog-nya sumber utama  income.  

Sebenarnya, bagaimana seorang blogger bisa mendapatkan income dari blog-nya? Jawaban untuk pertanyaan ini adalah: banyak sekali. Cara paling umum adalah dengan iklan. Ya, beragam platform iklan bisa dipilih oleh blogger untuk diterapkan di blog-nya. 

Saat ini, salah satu cara untuk menghasilkan uang dari blog adalah dengan job review. Jadi, intinya seorang blogger me-review sebuah produk yang diiklankan oleh pemesan. Semacam endorse lah kalau untuk artis-artis. Namun, blogger lebih menekankan keunggulan sebuah produk melalui tulisan artikelnya. Tentu dengan pernak-pernik foto dan infografis yang indah dan memukau.
blog yang dicari untuk job review

Bagaimana sih agar blog kita bisa mendapatkan job review?

Gampang-gampang  susah untuk menjawab pertanyaan ini. Berbagai artikel tentang seluk-beluk job review sudah banyak yang membahas tentang hal itu. Coba baca di artikel saya yaitu 7 Cara agar Blog Dilirik oleh Pemilik Brand.

Menurut saya pribadi, kualitas blog adalah kuncinya. Selayaknya seleksi alam, maka yang terbaik yang akan bertahan di garda terdepan, hehehe.

Perbaiki kualitas artikel, perjelas niche atau kategori blog, tingkatkan SEO, itu adalah beberapa langkah meningkatkan kualitas blog. Dan, tidak ada sesuatu yang bagus yang muncul secara instan. Semuanya perlu proses untuk bertahan, perlu tahan banting, tahan bosan, dan tahan jenuh karena persaingan blog yang semakin menakutkan, buahahaha.  Paling tidak, butuh waktu untuk mewujudkan itu semua.

Jangan mimpi akan banjir job review kalau blog masih baru dengan kualitas yang alakadarnya. Calon pemberi job review tentu mempunyai tim khusus untuk menyeleksi kelayakan sebuah blog untuk menerima job review. Rugi dong kalau asal-asalan menaruh iklan. 

Ibarat memasang iklan di televisi, pastilah pemasang iklan lebih memilih memasang iklan di stasiun televisi yang bonafit, pada jam prime time pula, karena pemirsanya pasti banyak.  
Salah satu rahasia blog yang disukai oleh pemberi job review adalah blog yang ‘alami’. Alami dalam artian artikel-artikel yang ada di blog tersebut memang sesuai dengan jiwa pemiliknya. Begini, setiap orang pasti memiliki ketertarikan atau hobi masing-masing. Nah, blog yang alami akan mencerminkan ketertarikan tersebut. Memang sih, ada yang suka menulis topik general/umum. Namun, lambat laun akan kelihatan kok interest-nya ada di topik apa saja. 

Atau, meskipun niche atau kategori blognya masih umum, tetapi blogger yang berkualitas akan bekerja total menggarap blognya. Hal itu tergambar misalnya dari tulisannya yang bernas dan berciri khas, lengkap dengan infografis dan visualisasi yang mendukung.  Minimal artikelnya juga berisi 300—500 kata. 

Akhirnya, setiap blogger bisa memilih jalannya masing-masing (jiaah..). Bisa saja kok memanfaatkan cara yang instan untuk membangun blognya seperti menggunakan jasa SEO, jasa penulisan artikel, dan jasa-jasa lainnya seputar dunia blogging yang banyak bertebaran di dunia maya. Sah-sah saja jasa-jasa tersebut untuk dimanfaatkan. Asal jangan menggunakan cara haram semacam plagiat artikel atau konten blog orang lain, lho, ya. Jangan sampai, deh. Nggak berkah juga nanti hasil yang didapatkan.

Baca juga:

2017-08-05

5 Cara Berhenti dari Bayang-Bayang Penulis Idola Kamu

8/05/2017 08:52:00 AM 11
Apakah Kamu ingin menjadi salah satu dari para penulis atau blogger paling berpengaruh di dunia?

Mungkin Kamu juga ingin menjadi Shakespeare berikutnya.

Namun, di mana-mana Kamu melihat ada ratusan penulis lain yang jauh lebih baik dari Kamu, lebih berbakat dan berpengalaman. Hal ini membuatmu perlu waktu bertahun-tahun untuk mendapatkan sebagian kecil dari keterampilan yang mereka miliki.

Kamu pun akhirnya merasa lumpuh. Kamu merasa sangat terintimidasi oleh penulis lain sehingga Kamu bahkan tidak ingin mulai menulis sama sekali. Apa gunanya mencoba jika Kamu hanya akan dikuburkan di bawah lautan penulis yang lebih baik, bukan? 

Jadi, bagaimana Kamu mengatasi perasaan ini dan mulai menciptakan karyamu sendiri? Pertama, Kamu perlu tahu kebenaran tentang menulis.

1. Yakinilah bahwa Menulis itu Sederhana

Menulis hanya tentang melihat dunia, dan mengatakan apa yang Kamu lihat.

Yang Kamu butuhkan untuk menjadi seorang penulis yang baik adalah menjadi seorang pengamat. Lihatlah dunia di sekitar Kamu, dan tuliskan apa yang Kamu amati. Kata kunci di sini adalah dirimu sendiri.
 
Jika saat ini Kamu telah berpikir bahwa menulis itu rumit, bagaimana Kamu bisa memulai menuliskan gagasanmu sendiri?

2. Berhentilah Mencoba Menjadi Penulis Hebat

Apa saja yang bisa menghancurkan peluang Kamu untuk menjadi penulis yang baik? Cobalah untuk menjadi seseorang yang bukan dirimu. Alasan mengapa Kamu diintimidasi oleh bayang-bayang penulis lain mungkin karena Kamu berpikir Kamu harus menjadi seperti mereka untuk menjadi seorang penulis yang baik.

Kamu mungkin berpikir bahwa cara terbaik untuk menjadi penulis yang hebat adalah membaca rutinitas harian Charles Dickens dan sejenisnya dan mengikuti setiap langkahnya. Kamu mungkin berpikir bahwa Kamu perlu membaca semua literatur klasik dan mengikuti setiap elemen dari gaya tulisan mereka.

Namun, tidak demikian adanya. Kamu tidak perlu mengubah dirimu menjadi seorang Hemingway atau Enid Blyton untuk menjadi penulis yang baik.

Mulailah mencoba untuk menjadi diri Kamu sendiri.

Itu saja yang Kamu butuhkan untuk menjadi penulis hebat.

Apa? Itu saja? Tidak ada strategi 25 langkah untuk itu?

Iya, nih.

Dunia tidak membutuhkan Shakespeare lagi. Shakespeare cukup satu yang mengisnpirasi. Dunia membutuhkan sesuatu yang baru, asli, dan otentik. Dan satu-satunya cara untuk membawa sesuatu yang baru ke dunia adalah jika Kamu menunjukkan cara unik bagaimana Kamu melihat dunia Kamu.

Menulis adalah tentang menunjukkan bagaimana Kamu melihat dunia, dan cara terbaik untuk menjadi penulis hebat adalah membawa sebanyak mungkin pandanganmu, gagasan-gagasanmu, ke dalam tulisan Kamu. Buatlah versi terbaik dari tulisanmu.

Semua penulis dan blogger terkenal, berada di jalur unik mereka sendiri. Kamu tidak perlu merasa diintimidasi oleh mereka, karena jalur Kamu sendiri masih terbuka bagi Kamu untuk berlomba dan menaklukkannya. Kamu pasti mengetahui bahwa penulis besar memberi tahu Kamu hal yang sama. Be yourself, Jadilah dirimu sendiri.

Lega? Mungkin tidak cukup. Mungkin Kamu masih berpikir Kamu mungkin tidak tahu semua elemen tentang menulis. Mungkin Kamu masih bingung karena berpikir, "Saya perlu tahu semua peraturan di buku tata bahasa sebelum saya mulai menulis."

3. Jangan Tunggu Sampai Kamu Mengetahui Semuanya untuk Mulai Menulis

Jika tidak, Kamu akan menunggu selamanya. Tidak akan pernah ada waktu ketika Kamu merasa sangat siap.

Jangan terlalu terfokus pada menyempurnakan teknik Kamu sehingga Kamu tidak lagi memperhatikan pentingnya konten tulisan. Kamu bisa memiliki tata bahasa tanpa cela dan menggunakan sinonim yang paling mewah, tapi jika konten Kamu tidak bagus, Kamu tidak akan bisa melangkah lebih jauh.
 
Seperti kata Joyce Carol Oates,

"Teknik memegang pembaca dari kalimat ke kalimat, tapi konten akan tetap ada dalam pikirannya."

Entah itu buku pertamamu atau posting blog pertamamu, mulailah menuliskannya. Kamu bisa mempelajari seluk-beluk tata bahasa seiring berjalannya waktu. Kamu akan menyempurnakan teknik menulis Kamu melalui latihan. Fokus saja untuk mengekspresikan gagasan unik Kamu terlebih dahulu.

Kemudian, inilah salah satu cara untuk tidak terlalu terpaku dalam menyempurnakan teknik menulis Kamu:
 
4. Kurangilah Intensitas Membaca Buku atau Tulisan Penulis idola Kamu

Saya tahu, ini adalah pendapat yang tidak populer, tapi perhatikanlah.

Jika membaca buku klasik setiap minggu membuat Kamu merasa terintimidasi saat menulis, mungkin Kamu bisa meletakkan buku itu sebentar.

Saya tahu semua orang memberitahu Kamu untuk membaca dan membaca dan ketika sudah selesai, baca lagi, tapi di satu sisi, Hal itu bisa membuat Kamu menulis dengan gaya yang bukan milik Kamu sendiri.

Pernahkah Kamu memulai sebuah proyek penulisan setelah menyelesaikan membaca buku tertentu dan menemukan diri Kamu menulis dengan gaya pengarang buku itu? Jika itu terjadi, itu artinya Kamu mulai meniru, memakai topeng dari penulis tersebut.

Mungkin, mungkin saja, Kamu perlu mencoba meninggalkan buku itu di rak selama seminggu penuh. Mungkin Kamu ingin menyimpan postingan blog itu di folder bookmark Kamu untuk sedikit lebih lama dan fokus pada pengembangan gaya Kamu sendiri terlebih dahulu. Fokus pada menemukan dan mengekspresikan tulisan unik Kamu sendiri alih-alih membiarkannya tertahan oleh tulisan-tulisan dalam buku yang Kamu baca.

5. Berhenti Terlalu banyak Berpikir, Mulailah Menulis
Kamu terlalu banyak memikirkan hal-hal. Itulah mengapa Kamu merasa lumpuh dan terintimidasi oleh kata-kata hebat penulis lain.

Hentikan. Mulailah menulis.

Lakukan sekarang juga. Buka dokumen baru atau buku catatan dan mulailah menulis buku itu atau posting yang telah Kamu tunda.

Lakukan saja dan berhenti merasa terintimidasi oleh karya penulis lain.

Masih ada banyak sekali ruang untukmu di dunia penulisan. Jangan biarkan rasa takut memberitahu Kamu sebaliknya. Silakan menjadi penulis hebat seperti tujuan Kamu.
 
Apakah Kamu memiliki cara lain tentang bagaimana menghentikan perasaan terintimidasi oleh penulis lain? Yuk, bagikan pemikiran Kamu dalam komentar.

===

 

2017-07-28

Konten Unik untuk Website Anda

7/28/2017 12:24:00 PM 4

Sumber gambar: http://actonepictures.com

Konten adalah sumber kehidupan sebuah situs web. Konten adalah satu-satunya media yang berkomunikasi dengan mesin pencari tentang situs Anda dan mengumumkan keberadaan situs Anda. Jadi sangat penting untuk memiliki konten unik dan kata kunci yang kaya di Halaman Web Anda.

Anda harus meluangkan banyak waktu untuk mengembangkan konten. Ini bisa jadi tentang lini bisnis Anda, tentang produk, atau tentang layanan Anda. Konten mempunyai dua tujuan, yaitu (1) Pemasaran produk atau layanan Anda, (2) Membantu mencapai hasil pencarian mesin pencari secara optimal. Jadi Anda perlu menjaga keseimbangan dalam mengembangkan konten web. Anda dapat menulis tentang produk atau layanan yang Anda tawarkan. Saat Anda menulis konten, cobalah memeras lebih banyak kata kunci, yang menurut Anda bisa menarik perhatian search engine. Anda juga dapat melibatkan penulis konten untuk mengembangkan konten untuk situs web Anda.

Sebelum mulai menulis, putuskan kata kunci Anda. Mulai pikirkan kombinasi kata kunci yang berbeda. Catat semua kata kunci yang menurut Anda cocok untuk situs Anda. Cobalah kata kunci ini di Google atau mesin pencari lainnya dan perhatikan hasilnya. Gunakan alat pemilih kata kunci untuk mendapatkan hitungan berbagai kata kunci yang digunakan untuk mencari mesin pencari.

Begitu Anda menempatkan konten di situs Anda, Anda bisa memulai membangun tautan ke situs web Anda. Tautan ini harus berisi kata kunci yang telah Anda gunakan untuk mengembangkan konten Anda. Anda bisa menyiapkan satu set link untuk menangkap kemungkinan kata kunci yang berbeda yang digunakan dalam pencarian. Tanamkan tautan ini di direktori dengan kategori yang berbeda. Anda juga dapat membuat tautan satu arah ke situs web Anda yang sangat membantu pembuatan lalu lintas organik.

Diterjemahkan dari sumber artikel asli: http://EzineArticles.com/500858

2017-07-27

5 Cara untuk Menjelajahi Topik yang Ingin Anda Tulis

7/27/2017 12:07:00 PM 7
5 Cara untuk Menjelajahi Topik yang Ingin Anda Tulis
Begitu Anda memutuskan untuk menulis tentang sesuatu, wajar rasanya kalau Anda mulai merasa terbebani dengan volume gagasan yang membanjiri pikiran Anda. Hal sebaliknya juga bisa terjadi. Menurut saya penting untuk menyadari bahwa menulis memberi kesempatan untuk mengeksplorasi kumpulan pengetahuan langka dan mempelajari sesuatu yang baru.

Sumber gambar: http://blog.triway.net.br
Mulai proses menulis Anda dari nol akan memberi Anda kesempatan untuk mempertajam kemampuan analitis dan tulisan Anda. Pada akhirnya, Anda akan menemukan sesuatu tentang diri Anda pada akhir proses. Sebelum mulai menulis, jelajahi topik melalui langkah-langkah berikut:
  • Buat daftar hal yang ingin Anda tulis; Ini adalah sesi brainstorming Anda. Luangkan waktu untuk itu. Biarkan pikiran Anda mengembara. Tulislah semuanya: pikiran, gagasan, perasaan. Terserah, Anda bisa menulis secara acak atau terorganisir, yang penting sesuai untuk Anda. Jangan khawatir dengan kata-kata yang Anda pilih. Menulislah secara bebas pada tahap ini.
  • Buatlah buku catatan penulis atau jurnal dan tuliskan pengalaman Anda mengenai topik yang Anda minati dan bagaimana perasaan Anda terhadapnya. Tuliskan apa yang telah Anda pelajari dari percakapan yang Anda alami dengan orang-orang yang berkecimpung seputar topik. Galilah topik melalui forum online atau offline yang mendiskusikan topik ini dan catatlah. Dari waktu ke waktu, baca jurnal Anda dan tuliskan wawasan baru. Jangan khawatir tentang tata bahasa dan ejaan. Buku catatan Anda adalah ruang pribadi Anda untuk merasa bebas.
  • Ajukan pertanyaan tentang topik.
Contoh:
Siapa atau tentang apa topik tersebut dan mengapa?
Mengapa saya tertarik dengan topik A, B atau C?
Informasi apa yang tersedia tentang topik ini?
Wawasan apa yang ingin saya tambahkan ke topik ini?
Apa yang terjadi dalam cerita ini?
Siapa yang menyebabkan tindakan dalam cerita ini (jika ada)?


Tuliskan jawaban Anda dan bandingkan dengan catatan / daftar sebelumnya yang Anda buat mengenai topik ini. Saat Anda membandingkan gagasan Anda, carilah persamaan, kontras, hubungan, dan pengulangan.
  • Kumpulkan daftar, pengalaman, gagasan dan wawasan Anda ke dalam kelompok; Ini disebut clustering secara tertulis. Anda dapat membuat tabel sederhana dengan kolom dan baris, dan mengelompokkan gagasan, pemikiran, dan pengamatan serupa di kolom terpisah. Anda juga dapat menggambar peta pikiran sederhana dengan lingkaran, kotak, atau empat persegi panjang, dan atur gagasan dan catatan topik Anda di dalamnya. Gunakan garis atau panah untuk menghubungkan kelompok terkait. Proses ini membantu Anda mengatur pemikiran Anda tentang masalah ini.
  • Menulis Bebas: Inilah gaya penulisan yang Anda gunakan saat melakukan brainstorming dan menjawab pertanyaan yang Anda tanyakan pada diri sendiri. Tuliskan pemikiran dan jangan khawatir apakah masuk akal atau tidak. Tulislah selama Anda membutuhkannya.
Denikianlah, melalui langkah-langkah ini akan Anda akan terbantu untuk mempersempit daftar topik Anda, menghasilkan gagasan untuk draf pertama Anda, dan menulis dengan yakin tentang topik yang Anda pilih.

Selamat menulis, apa pun dan di media mana pun.

Sumber Artikel: http://EzineArticles.com/9742032
Diterjemahkan dari artikel sumber berjudul: Five Ways to Explore Topics You Want to Write About

2017-07-06

SEBUAH PUISI PEMANTIK

7/06/2017 10:25:00 PM 8
SEBUAH PUISI PEMANTIK
Menjadi seorang yang menyukai dunia menulis tentu bukan suatu kebetulan belaka. Dapat dipastikan ada suatu hal/alasan kuat yang melatarbelakangi seseorang menjadi penulis. Saya termasuk di antara mereka yang memiliki kisah awal menjadi seorang penulis atau paling tidak menjadi seseorang yang suka menulis.
Semenjak kecil, tepatnya usia SD yang sudah bisa membaca, saya terbiasa 'melahap' majalah “RINDANG” terbitan Depag (sekarang Kemenag) Jawa Tengah yang dibawa Bapak saya setiap awal bulan. Setiap PNS Depag, termasuk Bapak, wajib berlangganan majalah tersebut. Alhasil, saya pun terkena imbasnya yaitu keranjingan membaca. Beragam rubrik di dalamnya saya baca meski kadang tak paham. Untunglah kala itu ada rubrik komik dan cerpen yang lumayan menghibur.
Saya juga sering mengunjungi rumah Paman yang kebetulan tidak terlampau jauh jaraknya. Paman yang seorang guru SD memiliki koleksi ratusan majalah berbahasa Jawa "Panjebar Semangat". Maklum, beliau berlangganan majalah tersebut. Di samping itu, kadangkala Paman membawa majalah anak-anak dari sekolah. Saya pun suka sekali menikmati rubrik-rubriknya. Ada cerita lucu, kartun, cerita misteri, dan lain-lain. Kadang saya sampai lupa harus pulang kalau sudah asik membaca.
Jejalan informasi dari bacaan-bacaan yang saya dapatkan ternyata menyisakan pertanyaan. Apakah saya bisa menulis seperti mereka yang ada di dalam majalah-majalah itu? Sepertinya keren sekali kalau tulisan saya bisa muncul di majalah dan dibaca banyak orang.
Saya lantas mulai meniru cerita-cerita ringan di majalah tersebut. Saya tiru tetapi saya ubah nama tokohnya. Cerita yang berbahasa Jawa coba saya ubah ke bahasa Indonesia.
‘Hasil karya’ saya kemudian saya pamerkan ke teman-teman. Mereka ternyata cukup antusias dan menyukai 'hasil karya' saya. Saya senang sekali meskipun ada perasaan malu dalam hati karena tulisan itu bukan seratus persen karya saya.
Saya akhirnya tertantang mencoba membuat cerita sendiri. Saya buat cerita berdasarkan imajinasi sendiri. Saya menghayalkan diri ini menjadi seorang pendekar, superhero, dan seorang detektif. Hasilnya? Ternyata teman-teman tetap saja antusias dan menyukai karya saya. Saya semakin bersemangat menulis.
Satu peristiwa yang cukup berkesan terjadi ketika sekolah saya mengadakan perpisahan dan pelepasan kelas VI. Saya menjadi bagian kelas VI yang akan dilepas. Beberapa hari sebelum acara, saya memberanikan diri menyodorkan puisi bertema perpisahan karya saya kepada wali kelas. Saya ingin puisi tersebut menjadi pilihan yang dibaca saat acara pembacaan puisi. Walhasil, setelah menimbang sejenak, wali kelas akhirnya mengabulkan permohonan saya.
Puisi saya akhirnya dibacakan di atas panggung dan nama saya pun disebutkan sebagai penulisnya. Alangkah senang hati saya. Saya merasa hasil karya begitu dihargai.
Sayang sekali puisi tersebut tidak sempat saya dokumentasikan dengan baik. Kala itu puisi karya saya hanya berupa tulisan tangan. Seusai acara tidak ada yang menyimpannya sehingga raib entah ke mana.
Namun, saya akui peristiwa itu semakin melecut semangat saya untuk menulis. Saya sudah terlanjur percaya diri bahwa karya saya bisa dinikmati dan dihargai oleh orang lain.
Saat mulai memasuki SMA, saya aktif mengisi mading dan kadangkala membuat drama untuk dipentaskan di ajang pentas seni sekolah. Keaktifan saya itu bahkan membawa berkah tersendiri. Saya ditunjuk menjadi salah satu pengurus OSIS yang membidangi publikasi dan dokumentasi.
Usai lulus SMA, saya melanjutkan kuliah ke salah satu PTN di Semarang. Kegemaran menulis semakin menjadi. Saya bergabung dengan salah satu forum penulis dengannama besar di Indonesia, yaitu Forum Lingkar Pena (FLP). Pelatihan serta ajang kumpul penulis yang seringkali diadakan cukup mengasah intensitas dan ketajaman tulisan yang saya hasilkan.
            Berbagai lomba menulis saya ikuti demi mengasah kemampuan menulis. Tidak peduli lomba menulis fiksi maupun nonfiksi, setiap ada kesempatan dan saya mampu pasti saya ikuti. Saya tidak memfokuskan diri menjadi penulis salah satu genre saja. Saya ingin menjadi penulis generalis yang mampumenulis dengan genre apa saja. Urusan menang atau kalah tidak menjadi soal karena bagi saya yang penting ide yang ada di kepala bisa tersalurkan sehingga ada kepuasan batin tersendiri bagi saya.
           Ya, sebuah puisi sederhana akhirnya bisa memantik semangat saya untuk menulis dan terus menulis. Saya masih terus mencoba meningkatkan kemampuan menulis yang menurut saya pribadi masih sangat kurang. Perkembangan Iptek mau tidak mau harus diikuti agar hasil tulisan relevan dengan keadaan zaman. Saya masih memegang teguh keyakinan bahwa kemampuan menulis yang ditekuni akan membawa manfaat yang besar dalam kehidupan.

2017-06-14

Pertemuan Penulis Bahan Bacaan Literasi 2017

6/14/2017 11:00:00 AM 4
Pertemuan penulis bahan bacaan literasi nasional tahap 1 usai diselenggarakan pada Selasa-Kamis, 6-8 Juni 2017. Pertemuan Para penulis se-Indonesia ini merupakan tindak lanjut hasil Sayembara Penulisan Bahan Bacaan Literasi untuk Anak SD yang diadakan oleh Badan Bahasa Kemendikbud. Sebanyak 110 penulis yang karyanya terpilih, diundang pada pertemuan tersebut.

Para peserta, pejabat Badan Bahasa, dan panitia
berfoto bersama seusai acara pembukaan.
Saya begitu bahagia mendapati kenyataan bahwa saya adalah salah satu di antara mereka. Jujur saja saya merasa minder karena banyak penulis senior yang berada di pertemuan tersebut. Ajang tersebut tidak saya sia-siakan untuk menimba ilmu dari para penulis lain, Selain, tentu saja, sebagai ajang berswafoto dengan penulis lain, he he he. 

Pertemuan hari pertama diisi dengan pembukaan dan pengarahan dari panitia. Pada acara tersebut, kepala Bidang Pembinaan, Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Bpk Gufran Ali Ibrahim dan Kepala Badan Bahasa, Prof. Dadang Sunendar, turut memberikan sambutan sekaligus membuka acara secara resmi. 

Pertemuan hari kedua diisi dengan kegiatan perbaikan naskah hasil seleksi. Para penulis dibagi menjadi tiga kelas. Setiap kelas diampu oleh seorang penulis senior. Saya berada di kelas A dan kebetulan diampu oleh Bapak Ahmadun Yosi Herfanda. 



Kelas perbaikan naskah yang dipandu oleh Bapak Ahmadun Yossi Herfanda
Pada saat kelas perbaikan naskah, metode yang digunakan di kelas A adalah metode presentasi. Jadi, setiap peserta menampilkan buku yang sudah direvisinya untuk dilihat oleh pengampu. Di sinilah kami bisa saling melihat karya setiap peserta yang sangat bagus. Baik dari sisi cerita, ilustrasi, maupun layout-nya. Saya bisa banyak menimba ilmu dari sini.

Salah satu hal yang agak dikeluhkan oleh kebanyakan peserta adalah format file akhir yang dikumpulkan harus berformat indesign. keluhan itu lebih disebabkan karena sejak awal penulis sudah menata letak bukunya menggunakan program Ms. Office Word. Hal ini menjadi tantangan tersendiri karena banyak peserta, termasuk saya, yang belum pernah berkenalan sama sekali dengan program indesign. Saat ingin mencoba, laptop ternyata tidak support karena ukurannya yang cukup besar dan membutuhkan spesifikasi laptop yang berkapasitas lumayan. Akhirnya, menggunakan jasa pengatak (layouter) menjadi solusi terbaik.

Tampilan sampul buku saya yang terpilih.
Buku yang sudah terseleksi oleh Badan Bahasa akan diseleksi kembali oleh Pusat Kurikulum dan Perbukuan. Insyaallah bulan September akan keluar hasil seleksi tersebut. Jadi, para penulis akan dihubungi kembali kalau nanti ada hal yang perlu direvisi ulang. 

Hari ketiga diisi dengan penutupan dan penyelesaian administrasi. Saat acara penutupan, Bang Iyut Fitra dan Marhalim Zaini, penyair dari Riau, membacakan puisi mereka. Acara pun akhirnya ditutup secara resmi oleh Bapak Fairul Zabadi, Kepala Bidang Pembelajaran, Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. Usai sudah seluruh rangkaian acara, saatnya kami pulang ke daerah masing-masing untuk beraktifitas sesuai dengan profesi masing-masing.

Acara penutupan.
Menjadi pemenang lomba menulis sampai ke level nasional ialah pengalaman pertama bagi saya. Ini menjadi sebuah pengalaman sangat berharga. Saya masih harus banyak belajar dan belajar. Satu hal yang ingin terus saya tekuni ialah tentang menulis cerita anak. Dunia anak itu menarik, sangat menarik. Menulis cerita mempunyai tantangan tersendiri, dikatakan mudah, tidak, dibilang sulit, iya, he he he.






Foto-foto bersama teman-teman penulis.
Maaf, foto ini cuma tambahan, he he he...
(Menulis bisa membawamu naik pesawat, guys..)
Baiklah, sekian dulu cerita saya, ya. Sampai bertemu lagi di tulisan berikutnya. 


2017-04-16

Menakar Geliat Pasar di Bengkulu

4/16/2017 10:13:00 AM 14

Pasar menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah (1) n tempat orang berjual beli; pekan, (2) Ek kekuatan penawaran dan permintaan, tempat penjual yang ingin menukar barang atau jasa dengan uang, dan pembeli yang ingin menukar uang dengan barang atau jasa. Pasar adalah tempat imteraksi antara penjual dan pembeli, produsen dan konsumen. 

Karena fungsinya yang mempertemukan penjual dan pembeli, pasar menjadi area penting yang seringkali menjadi barometer kondisi ekonomi suatu daerah. Ada kalanya pasar menjadi sangat ramai karena ekonomi masyarakat yang sedang bergairah, ada kalanya pasar menjadi sepi karena keadaan ekonomi juga sedang lesu. 

Apabila kita melihat pola interaksi kehidupan di pasar, sebenarnya pola interaksi di dalam pasar tidak hanya terjadi pada produsen dengan konsumen saja, tetapi terdapat pola interaksi lain. Pola interaksi ini disebut dengan eksternalitas. Eksternalitas dapat dipahami dengan dampak bagi sebuah pihak dari keputusan yang diambil oleh pihak lain. Eksternalitas terdiri dari empat macam pola dampak interaksi yaitu dampak produsen terhadap produsen lain, dampak produsen terhadap konsumen, dampak konsumen dengan konsumen lain, dan dampak konsumen dengan produsen (http://pradipta-aditya-fisip12.web.unair.ac.id/)

Interaksi tersebut bisa mengakibatkan beberapa hal seperti harga yang naik turun,komoditas tertentu yang tidak laku, dan lain sebagainya. Di sinilah peran pemerintah menjadi penting sebagai pihak yang berwenang mengintervensi kegiatan ekonomi di dalam pasar. Pemerintah berperan dalam penetapan harga tertinggi (ceiling price) dan harga terendah (floor price) di dalam pasar. Jika tidak ditetapkan bisa terjadi ketimpangan, seperti penjual bisa menentukan harga seenaknya sendiri yang mengakibatkan tidak adanya keseimbangan sehingga akan berpengaruh pada kehidupan pasar. 

Lalu bagaimana dengan di Bengkulu sendiri? Situs berita Kompas versi online edisi 23/5/2016 melansir bahwa ternyata,
80 persen perekonomian di Provinsi Bengkulu berasal dari sektor konsumsi, bukan sektor produksi. Hal ini menjadi perhatian Bank Indonesia (BI). 
Deputi Perwakilan BI di Bengkulu, Christin R Sidabutar, mengungkapkan bahwa 80 persen pertumbuhan ekonomi di Bengkulu masih ditopang oleh faktor konsumsi, bukan produksi.
"Dari 80 persen itu, sebanyak 65 persen adalah konsumsi rumah tangga. Sisanya, konsumsi pemerintah. Sektor produksi masih kecil," kata Christin, Senin (23/5/2016).
BI menilai, dengan pertumbuhan ekonomi yang didominasi oleh konsumsi menandakan perekonomian Bengkulu rapuh. 
Dari kenyataan tersebut, keberadaan pasar sebagai tempat bertransaksi menjadi sangat penting. Pun menjadi tantangan bagi pemerintah daerah untuk lebih meningkatkan peran pasar sebagai penopang ekonomi Bengkulu. Perbaikan infrastruktur, perbaikan sistem pasar, juga menjadi PR besar pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas pasar. Pasar di Bengkulu seharusnya lebih banyak menjadi tempat bertransaksi antara produsen di Bengkulu dengan konsumen di Bengkulu, bukan produsen dari luar Bengkulu saja. 

Harus diakui letak geografis Bengkulu memang kurang menguntungkan. Angka kemiskinan di Bengkulu juga masih cukup tinggi, bahkan menurut data di tahun 2016 termasuk tertinggi di Sumatra (beritasatu.com). Tantangan yang sangat berat untuk bisa mengoptimalkan pasar sebagai penopang ekonomi rakyat. 

Di Bengkulu, utamanya di Kota Bengkulu, pasar-pasar besar seperti Pasar Panorama, Pasar Minggu, dan Pasar Barukoto berperan cukup sentral dan strategis mempertemukan penjual dan pembeli dari luar maupun dalam Kota Bengkulu. Meskipun demikian, seperti yang sudah saya tulis di atas, komoditas yang dijual lebih banyak disuplai dari luar Bengkulu. Imbasnya, perputaran modal pun kembali ke luar Bengkulu. 

Baiklah, ini hanya sekadar catatan seseorang yang bukan ahli ekonomi, hehehe. Saya hanya mencoba menuliskan apa yang saya pahami, serta mencoba menyimpulkan bahan-bahan yang sudah saya baca dari berbagai media. Tulisan ini juga saya sertakan dalam tantangan #nulisserempak bertema #PasarBengkulu yang dimotori oleh blogger Bengkulu

Semoga bermanfaat.

=================
Sumber Referensi: