2015-11-17

HUTAN SENJAKALA

11/17/2015 04:16:00 PM 0
HUTAN SENJAKALA
Oleh: Ahmad Khoirus Salim

Menikmati suasana langit senja, itulah yang biasa aku lakukan untuk melepaskan segala kepenatan rutinitas. Aku biasa duduk berlama-lama di atas batu di tepian hutan ini. Letaknya memang tidak seberapa jauh dari pondok sederhana yang kutempati. Bagiku, langit senja memberikan selaksa kekuatan baru. Langit senja tiba-tiba saja memberiku suntikan energi saat aku jenuh dan jengah kala memikirkan segala pekerjaanku.

2015-11-11

Masih Mencari Kerja?

11/11/2015 09:34:00 AM 0
Masih Mencari Kerja?
 http://students.telkomuniversity.ac.id
Memiliki pekerjaan tentu menjadi dambaan setiap orang. Siapa, sih, yang ingin mendapat predikat pengangguran? Apa kata calon mertua nanti? He he  he. Tentu mereka memiliki kekhawatiran dong anaknya kurang terjamin oleh calon menantunya.

Tentang pekerjaan sendiri, ada pekerjaan yang sifatnya mengikat, ada juga yang sifatnya freelance. Pekerjaan yang mengikat misalnya bekerja di kantor, pabrik, pokoknya yang terikat kontrak. Adapun freelance adalah pekerjaan yang bebas dikerjakan di mana saja. Sebenarnya freelance pun terikat ketentuan-ketentuan tertentu semisal tenggat waktu atau ketentuan hasil pekerjaan.

Pilihan pekerjaan yang paling sesuai tentu bergantung pada kemampuan dan minat pencari kerja itu sendiri. Mau di kantor atau freelance, terserah pilihan masing-masing. Mau mencari kerja secara online atau offline juga suka-suka sendiri. 

2015-11-10

Sekilas tentang Cerpen

11/10/2015 10:28:00 AM 2
Cerpen ialah kata akronim atau kependekan bagi cerita pendek. Terdapat lima genre dalam kesusasteraan Melayu modern, yaitu cerpen, drama, esai atau kritik, novel dan puisi. Cerpen merupakan salah satu karya fiksi yang cukup populer di kalangan pembaca, terlebih keberadaannya didukung oleh berbagai media massa cetak yang terbit di Indonesia.

2015-11-03

Antara Sauvinisme, Nasionalisme, dan Kapitalisme (Sebuah Persepsi tentang Sepakbola)

11/03/2015 09:33:00 AM 1
Antara Sauvinisme, Nasionalisme, dan Kapitalisme (Sebuah Persepsi tentang Sepakbola)

Siapa di dunia ini yang tak kenal cabang olahraga sepakbola? Penulis yakin sepakbola adalah salah olahraga yang sangat fenomenal dengan penggemar paling banyak di muka bumi ini. Sepakbola menjadi trend, gaya hidup, sumber hidup, dan tujuan hidup sebagian orang di sekitar kita. Ya, itulah magis sepakbola. Sepakbola telah mengakar kuat di kehidupan manusia.

R u m i

11/03/2015 08:06:00 AM 0
Oleh: Ahmad Khoirus Salim

Titik-titik embun masih menetes di sela sejuknya hembusan angin pagi. Mentari belum secuil pun menyunggingkan senyum hangatnya. Kabut pelan merayap dan mulai menghilang, menelusup di antara lebat dedaunan pinus. Rumi mencoba untuk terus berlari, berlari, dan berlari. Telapak kakinya berdarah-darah karena teriris tajamnya bebatuan kali dan duri-duri semak serta ranting-ranting yang runcing. Namun hal itu tak sedikit pun meretaskan niat hatinya untuk keluar dari barak terkutuk itu. Hangatnya keringat yang menetes dari pori-porinya semakin mengukuhkan niatnya. Aku harus terus berlari.
##

2015-11-02

Pentingkah Outline Tulisan?

11/02/2015 03:08:00 PM 0
Outline
Sumber gambar: freepik.com
Kita tentu sering mendengar atau membaca kata outline. Sebenarnya, apa sih outline itu? Outline dalam bahasa Indonesia bisa dipadankan dengan kata kerangka. Kerangka merupakan garis besar atau rancangan suatu hal.
Dalam tulisan ini, saya ingin membahas outline berkaitan dengan teks atau naskah. Seperti hasil karya lain, tulisan memerlukan garis besar atau rancangan yang menjadi dasar pembuatannya. Sebelum membuat lukisan, pelukis membuat sketsa kasar dulu. Atau sebelum mematung, si pematung membuat kerangka dari kawat dulu. Demikian pula tulisan.

ALASAN BAHASA INDONESIA MENGAMBIL ISTILAH ASING

11/02/2015 02:36:00 PM 0
Sumber Gambar: http://www.freepik.com/
Mengapa bahasa Indonesia mengambil istilah asing? Tidak dapatkah bila dicarikan padanannya dari bahasa Indonesia sendiri atau bahasa daerah yang sesuai? Apakah nantinya bahasa Indonesia tidak akan menjadi asing bagi penuturnya sendiri?
Mungkin pertanyaan-pertanyaan itu pernah muncul di benak kita, atau mungkin pernah anda dan saya  utarakan. Kekhawatiran itu wajar karena kita mencintai bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan negara kita.