Antara Zaffa dan Zalfa, Cerita Salah Masuk Hotel di Bintuhan

Seperti pernah saya singgung di postingan Sekilas Kisah Tur di Kaur tentang kejadian lucu di hotel. Kejadian tersebut adalah salah masuk hotel sewaktu di Bintuhan, maka seperti inilah ceritanya.

Ketika berangkat dari Bengkulu menuju Kaur, rombongan kami terpisah menjadi dua mobil. Kebetulan saat itu mobil yang saya tumpangi sudah sampai lebih dulu di Kaur, sementara mobil satunya yang ditumpangi rombongan lain termasuk ketua panitia kegiatan tiba belakangan karena ada urusan di Manna.

Nah, ketika itu, hotel sebenarnya sudah dipesan sebelumnya. kami tinggal check in. Yang kami ingat nama hotelnya adalah Zalfa. Begitu kami tiba di Bintuhan, segera kami masuk ke Hotel Zalfa. Melapor ke resepsionis, dan leyeh-leyeh beristirahat. 

Resepsionis mengatakan kalau hotel belum di-booking. Namun kami belum merasa curiga saat itu. Kami pun dipersilakan untuk menunggu sambil membuat teh atau kopi sesuai selera. Kami pun dengan santainya ngopi dan ngeteh.

Bangunan Hotel Zalfa cukup luas. Ada setidaknya 18 kamar di hotel tersebut. Terdapat juga aula yang bisa menampung 100 orang. Kami tidak bertanya lebih lanjut tentang spesifikasi hotel, kami lebih memilih beristirahat di lobby.
Hotel Zalfa tampak dari depan
Sumber gambar: kupasbengkulu.com
Tak berapa lama, rombongan kedua itu pun sampai. Mereka menuju Hotel Zalfa setelah diberitahu melalui telepon oleh salah satu teman yang ada di rombongan pertama. Betapa malunya kami ketika diberi tahu bahwa hotel yang akan ditempati adalah Hotel Zaffa. Untung, kami belum sempat menurunkan tas dan perlengkapan kami. Untung saja. Dengan menahan malu, kami pun meminta maaf pada resepsionis. Kopi dan teh yang sudah telanjur dinikmati hendak kami bayar, tetapi ditolak oleh resepsionis.

Hmmm, ternyata ada dua hotel yang hampir mirip namanya, satu bernama Zalfa, satunya lagi Zaffa. Bahkan kami sempat melihat ada papan nama hotel bernama Fa. Entah ada hubungan apa mereka, hehehe…

Kami pun check in di Hotel Zaffa. Melihat bangunannya, terlihat kalau hotel ini masih baru. Hotel ini mempunyai sekitar 20 kamar. Kisaran harga antara Rp150.000--Rp350.000 termasuk sarapan dan snack harian. 



Hotel Zaffa
Dari segi pelayanan, menurut saya hotel ini cukup baik. Sprei dan handuk diganti setiap hari, tidak hanya dibersihkan seperti di beberapa hotel lain. Ada juga fasilitas wifi yang cukup memanjakan tamu. Tamu pun bebas membuat teh atau kopi yang sudah disediakan di ruang televisi.



Akhirnya, kami tiba di hotel yang benar dan bisa beristirahat dengan nyaman. Hal ini menambah pengalaman kami, hotel di Kota Bintuhan cukup banyak dan ada yang namanya mirip-mirip. Dari sisi marketing mungkin bagus, tapi bisa juga membingungkan untuk tamu yang baru pertama kali berkunjung.
Antara Zaffa dan Zalfa, Cerita Salah Masuk Hotel di Bintuhan Antara Zaffa dan Zalfa, Cerita Salah Masuk Hotel di Bintuhan Reviewed by Ahmad Salim on April 15, 2017 Rating: 5

5 komentar:

  1. jadi salah hotel ne ceritanya mas, wkwkw

    BalasHapus
  2. Lha namanya mirip tuh Mas, hampir saja, hehehe

    BalasHapus
  3. Oalah...Hehe kek gak ada nama lain ya, zaffa dan zalfa

    BalasHapus
  4. Wisata kota kaur Maju... Hotel nya bagus Pak.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Alhamdulillah, dapat hotel yang masih baru

      Hapus

~ Terima kasih sudah berkunjung. Silakan tinggalkan jejak dengan berkomentar di sini. Jangan ada spam, SARA, pornografi, dan ungkapan kebencian. Semoga bermanfaat. ~