![]() |
| Sumber Gambar: memegokil.com |
Akhir-akhir ini di media sosial bermunculan meme-meme kreatif tentang generasi tahun 90-an yang begitu bahagia. Meme-meme tersebut secara substansi menggambarkan kehidupan generasi tahun 90-an yang belum mengenal smartphone. Keadaan tersebut dibandingkan dengan generasi masa kini yang seakan tidak bisa lepas dari smartphone. Ada semacam kerinduan pada masa itu, di mana anak-anak bermain dengan bebas dengan teman-teman di alam, tanpa terbelenggu keasyikan dengan smartphone masing-masing.
![]() |
| Sumber Gambar: memegokil.com |
Tetapi, apa hendak dikata. Waktu tidak mungkin diulangi lagi, bukan? Masa sudah berganti dan sudah sepatutnya dinikmati dan disyukuri. Smartphone adalah piranti penanda perkembangan teknologi. Fitur-fitur yang dibenamkan di dalamnya sangat menarik dan rata-rata sangat disukai anak-anak. Oleh karena itu, sekeras apapun orang tua melarang anaknya bermain smartphone, justru bisa memicu si anak melakukan apa saja untuk bisa bermain. Di sinilah bahayanya. Padahal, smartphone sama saja dengan benda lainnya yang memiliki dua sisi, positif dan negatif.
Menurut psikolog, anak di bawah usia lima tahun sebaiknya jangan terlalu banyak diberi kesempatan bermain smartphone. Di usia tersebut, fungsi orang tua sangat penting dan smartphone hanya sebagai salah satu sarana untuk mengedukasi anak saja. Smartphone bisa dijadikan sarana untuk mengenalkan warna, bentuk, dan suara.


.jpg)


