2018-10-29

Berikut Kumpulan Nama-Nama Jepang yang Cocok untuk Bayi Laki-laki

10/29/2018 08:11:00 AM 0

Sudah menjadi rahasia umum, bahwa nama pada seseorang itu mengandung makna dan doa untuk kehidupannya. Itu sebabnya, mengapa setiap orang tua pasti akan memberikan nama-nama yang terbaik bagi putra maupun putrinya. Seiring dengan berjalannya waktu, kini banyak dari para orang tua yang memberi nama pada anaknya, yang diambil dari bahasa-bahasa asing seperti Arab, Eropa, hingga Jepang. Nah, untuk mempersingkat waktu, mari kita langsung saja ke pembahasan intinya mengenai kumpulan nama bayi jepang laki laki :

1. Akihiro Atushi : Pangeran yang penuh keceriaan dan rajin.

2. Akira Benjiro : Anak laki-laki yang cerdas dan penuh kedamaian.

3. Akio Akeno : Seorang pahlawan yang mulia dan selalu bersinar.

4. Daichi Daisuke : Kebijaksanaan yang besar dan selalu membantu orang lain.

5. Goro Haruo : Putra kelima yang lahir pada musim semi.

6. Hideo Hideki : Orang hebat yang selalu memiliki peluang bagus.

7. Hiroshi Hotaka : Anak laki-laki yang murah hati dan memiliki langkah untuk menuju puncak tertinggi.

8. Isamu Isao : Anak lelaki penuh keberanian dan kehormatan.

9. Jirou Junichi : Putra pertama yang selalu mematuhi peraturan.

10. Katsuro Katashi : Seorang putra yang selalu menang dan memiliki ketegasan.

11. Kazuhiko Kazuo : Pangeran yang harmonis yang selalu bersinar penuh harapan.

12. Keichi Kenta : Perhiasan persegi untuk putra pertama yang selalu sehat dan kuat.

13. Kurou Kiyoshi : Putra kesembilan yang berjiwa murni.

14. Nobuo Nobuyuki : Seorang lelaki setia yang penuh dengan kebahagiaan.

15. Ryota Satoshi : Putra yang gemuk dan kuat serta memiliki kecerdasan.

16. Saburo Ryu : Anak laki-laki pertama yang memiliki roh naga.

17. Shinji Shigeo : Putra kedua yang hidupnya penuh kemewahan.

18. Shichiro Satoshi : Anak lelaki ketujuh yang cerdas dan bijaksana.

19. Takeshi Takahiro : Prajurit laki-laki yang gagah berani dan penuh kemuliaan.

20. Takeo Takumi : Pria yang gagah berani, keras, cekatan, dan terampil.

21. Tatsuo Toru : Naga tegas yang selalu berpetualang.

22. Yuudai Yutaka : Pahlawan besar yang sejahtera, kaya, dan bijaksana.

Itulah kumpulan nama-nama Jepang yang cocok untuk bayi laki-laki. Dari deretan nama bayi laki-laki Jepang tersebut, apakah kamu tertarik dengan salah satu namanya?



2018-10-18

Mengutamakan Bahasa Indonesia, Mengedepankan Jati Diri Bangsa

10/18/2018 04:17:00 PM 0
Indonesia adalah negara yang mempunyai kekayaan bahasa daerah yang sangat beragam. Setiap daerah mempunyai bahasa daerah yang menunjukkan jati diri masing-masing. Setiap bahasa daerah unik dan berciri khas tertentu. Dari beragam bahasa daerah tersebut, bahasa Indonesia dipilih untuk menjadi bahasa pemersatu bangsa. Penggunaan nama bahasa persatuan “bahasa Indonesia” diawali sejak dicanangkannya Sumpah Pemuda, 28 Oktober 1928. 


Kondisi di masyarakat saat ini menunjukkan bahwa penggunaan bahasa Indonesia di ruang publik belum sepenuhnya diutamakan. Dapat kita saksikan secara gamblang di baliho-baliho, kain rentang/spanduk, papan-papan nama, reklame-reklame, rambu-rambu, papan petunjuk, dan media di ruang publik lainnya bahwa bahasa Indonesia masih “kalah pamor” dibandingkan bahasa asing. Apa indikatornya? Bahasa asing ditulis lebih dulu dibandingkan bahasa Indonesia. Padahal, seharusnya bahasa Indonesia lebih diutamakan penggunaannya sebagai bentuk mengedepankan jati diri dan martabat bangsa. Bahasa Indonesia adalah identitas bangsa kita.   
Pengutamaan penggunaan bahasa Indonesia sudah mempunyai dasar hukum yang jelas, yaitu Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2009 tentang Bendera, Bahasa, dan Lambang Negara, serta Lagu Kebangsaan. Secara konstitusional, sudah sangat jelas bahwa kedudukan bahasa Indonesia sebagai bahasa resmi negara yang harus difungsikan sebagaimana mestinya dalam penyelenggaraan negara dan pemerintahan. Pengutamaan bahasa Indonesia dalam berbagai konteks resmi merupakan upaya nyata untuk menjaga kedaulatan bahasa Indonesia. Dalam Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2009 tentang Bendera, Bahasa, dan Lambang Negara, serta Lagu Kebangsaan sudah sangat jelas bagaimana aturan penggunaan bahasa Indonesia tersebut.
 Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa sebagai sebuah lembaga kebahasaan mempunyai tugas melaksanakan pengembangan, pembinaan, dan pelindungan bahasa dan sastra Indonesia. Melalui Unit Pelaksana Teknis Balai/Kantor Bahasa yang tersebar di seluruh Provinsi di Indonesia, Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa terus menggaungkan semboyan “Utamakan Bahasa Indonesia, Lestarikan Bahasa Daerah, dan Kuasai Bahasa Asing”.

Baca juga: Menulis dan Menerbitkan Secara Online

Tujuan pengutamaan bahasa Indonesia di ruang publik yaitu (1) memasyarakatkan pemakaian bahasa Indonesia sesuai Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2009, (2) menanamkan sikap positif masyarakat terhadap bahasa Indonesia, (3) meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahasa Indonesia sebagai lambang jati diri bangsa, (4) meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap pemakaian bahasa Indonesia yang baik dan benar di ruang publik, (5) mendokumentasikan pemakaian bahasa ruang publik di wilayah kabupaten/kota, (6) mengevaluasi pemakaian bahasa di ruang publik, dan membina  pemakaian bahasa yang baik dan benar, dan (7) mewujudkan bahasa di ruang publik yang memartabatkan bahasa Indonesia.
Bahasa asing bukan dilarang untuk digunakan, melainkan harus diatur agar sesuai dengan semangat pengutamaan bahasa Indonesia. Misal dalam penulisan papan petunjuk, maka bahasa Indonesia dituliskan di bagian paling atas, kemudian baru bahasa asingnya. Namun, kenyataan di lapangan sering menunjukkan sebaliknya. Bahasa asing masih mendominasi tulisan-tulisan di ruang publik kita.
Tentu ada banyak faktor yang memengaruhi hal tersebut. Di antara faktor-faktor tersebut, pertama perlu digarisbawahi tentang ketidaktahuan masyarakat akan aturan pengutamaan bahasa Indonesia di ruang publik. Di sinilah terdapat tantangan besar untuk lebih membumikan Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2009 tentang Bendera, Bahasa, dan Lambang Negara, serta Lagu Kebangsaan. Undang-Undang sudah disusun secara sistematis, tinggal bagaimana sosialisasi dan aplikasi di lapangan.
Faktor kedua ialah sikap masyarakat yang turut memengaruhi dominasi penggunaan bahasa asing. Tidak dapat dimungkiri di sebagian masyarakat kita ada perasaan “istimewa” ketika menggunakan istilah-istilah asing di ruang publik. Sosialisasi secara persuasif dan masif diperlukan agar tumbuh sikap positif masyarakat terhadap pengutamaan penggunaan bahasa indonesia. Di samping itu, diperlukan juga komitmen masyarakat untuk tetap setia dan bangga mengutamakan penggunaan bahasa negara, bahasa Indonesia, di ruang publik.
Tantangan pengutamaan penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar saat ini semakin berat karena terdapat faktor ketiga yakni gempuran arus informasi dari media sosial. Pengguna media sosial terus bertumbuh dengan pesat. Dampak negatifnya adalah bahasa Indonesia sering digunakan untuk mengungkapkan ujaran kebencian (hate speech) dan berita bohong (hoaks). 
Seiring semakin beratnya tantangan pengutamaan penggunaan bahasa Indonesia di ruang publik dengan baik dan benar, lembaga kebahasaan memiliki peran strategis untuk mengantisipasi hal itu. Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa harus bersinergi dengan berbagai pihak untuk menjawab tantangan tersebut. Instansi-instansi pemerintahan, insan media massa, dan para pelaku usaha juga penting dilibatkan karena merekalah yang kerap menggunakan media di ruang publik sebagai ajang promosi dan publikasi.
          Memang tidak mudah mengubah paradigma dan kultur masyarakat terkait penggunaan bahasa Indonesia di ruang publik. Diperlukan waktu dan usaha yang terus-menerus agar program-program pengutamaan bahasa Indonesia di ruang publik yang dicanangkan Badan Bahasa bisa terlaksana dengan baik dan sukses. Masyarakat harus diberi pemahaman secara komprehensif bahwa memartabatkan bahasa Indonesia berarti menunjukkan jati diri bangsa yang sebenarnya.

2018-10-01

5 Cara Mengetahui bahwa HR Software Anda Tidak Tepat untuk Bisnis Anda

10/01/2018 11:15:00 AM 0

Memilih dan menerapkan HR software baru adalah waktu yang menyenangkan agar perusahaan jauh lebih baik ke depannya. Setelah menggunakan HR software, sebagian besar perusahaan menghadapi beberapa tantangan sistem dan masalah  kecepatan operasi data. Ini adalah normal dan tidak berarti sudah melakukan kesalahan, terutama setelah penerapan. Namun, ada beberapa tanda bahwa sistem HR software benar-benar tidak tepat untuk bisnis Anda. Jika Anda menghadapi hal-hal berikut, mungkin perlu mempertimbangkan kembali HR software yang ada dan mencari sistem baru sesegera mungkin.

Mempelajari Pengoperasian Sistem yang Makan Waktu
Setelah diimplementasi, karyawan membutuhkan waktu untuk menyesuaikan dengan sistem baru. Namun, setelah beberapa minggu, dokumen masih belum selesai dan diarsipkan. Atau yang lebih buruk lagi, banyak waktu terbuang sia-sia hanya karena pengoperasian menggunakan sistem yang ada. Jika benar-benar mendapatkan situasi-situasi ini, anda pastinya dapat memiliki masalah. Pertimbangkan untuk mencari HR software yang berbeda.

Fitur tidak Sesuai dengan Kebutuhan
Jika vendor tidak menawarkan fitur yang sesuai dengan manajemen yang diinginkan. Atau, anda tidak bisa menjangkau layanan pelanggan dari vendor ketika tim profesional HRD memiliki masalah. Kedua hal ini bisa menjadi, vendor yang dipilih saat ini tidak cocok untuk bisnis anda. Memang, ini bukan masalah pada HR software, tetapi dapat merusak keefektifan bekerja perusahaan. Layanan pelanggan yang baik adalah sangat penting. Sebagai pelanggan anda harus dapat berkonsultasi dengan ahlinya untuk menemukan solusi yang dibutuhkan.

Biaya Software Membebani
Jika membayar biaya HR software terlalu berat, itu berarti anda telah memilih sistem yang terlalu mahal untuk perusahaan. Tentu saja, pada akhirnya tidak melihat pofit investasi yang memadai. Dalam kedua kasus tersebut, HR software  tidak tepat untuk bisnis anda. Solusi dari sebuah HR software yang baik adalah harus menghasilkan penghematan biaya dari segi manajemen kerja, peningkatan produktivitas, atau faktor lainnya.


Karyawan Anda Menghindari Menggunakan HR Software
Karyawan-karyawan berpendapat tidak menyukai dan mengeluh pada penggunaan HR software baru. Lalu, semua karyawan selalu gagal masuk pada fitur layanan mandiri (ESS). Atau, profesional HRD selalu mencari solusi atau menghindari menggunakan HR software yang ada. Bisa jadi, semua ini kemungkinan ada masalah.

Lakukan wawancara pada semua orang tersebut untuk mencari tahu mengapa semuanya menghindari sistem dan mencoba memperbaiki masalah tersebut. Beralihlah ke HR software yang baru, jika tidak dapat menyelesaikan masalah yang ada.

Tidak Dapat Menemukan Manfaat HR Software
HR software biasanya menguntungkan perusahaan dengan mengotomatiskan tugas manual yang memakan waktu. Lalu, memberdayakan karyawan untuk melihat informasi mereka sendiri dan mengajukan permintaan ijin serta cuti. Atau, meningkatkan proses perekrutan, dan membuat pendaftaran menjadi lebih mudah. Jika manfaat ini tidak tercapai dan tidak ditemukan manfaat apa pun yang bisa didapat. Mungkin, sudah saatnya memerlukan HR software baru.

Jika anda merasa bahwa HR software Anda tidak berfungsi optimal untuk perusahaan, membuat pilihan baru adalah solusinya. Sebagai platform profesional HR, anda dapat memutuskan LinovHR sebagai pilihan HR software baru anda. Kami dapat menelaah keperluan anda saat ini, sehingga masalah-masalah di atas tidak akan terjadi kembali. LinovHR hadir untuk menghasilkan kecocokan yang lebih baik, sehingga hanya sedikit waktu yang dibutuhkan oleh Anda untuk meneliti produk kami. Segera konsultasikan dan gabung bersama LinovHR.