2017-03-31

Menulis Cerita Anak

3/31/2017 05:26:00 PM 4
Sumber gambar: http://4rvreading-writingnewsletter.blogspot.co.id
Menulis cerita anak terlihat simpel dan mudah, akan tetapi ternyata banyak penulis yang merasa kesulitan merangkai sebuah cerita anak yang baik. Cerita anak mempunyai teknik penulisan tersendiri yang bisa dipelajari. Berikut diuraikan beberapa hal tentang cara menulis cerita anak.


1. Tentukan ide cerita

Ide cerita yang bagus dan mengena pada anak merupakan aspek terpenting dari cerita anak yang bagus. Anda bisa membaca buku-buku anak favorit untuk mencari inspirasi. Pilihlah cerita yang paling sesuai dengan minat dan bakat Anda. Cerita anak tidak perlu harus realistis. Anda bisa menulis tentang fabel dan dongeng-dongeng fantasi. Anak-anak akan menyukai cerita semacam itu.

2. Menulis dengan gaya penulisan yang sesuai dengan usia sasaran

Menulislah dengan gaya yang sesuai dengan usia sasaran. Sebagai contoh, anak-anak yang lebih muda usianya menyukai cerita dengan jalan cerita yang ringan (atau bahkan tanpa jalan cerita) dan bermain dengan kata-kata (misalnya, pengulangan rangkaian kata seperti, “Jangan, jangan ada pus. Hus! Hus! Hus!”). Sebaliknya, anak-anak yang lebih besar lebih suka jalan cerita yang lebih rumit dan suasana yang memperlakukan mereka seolah-olah mereka bukan anak-anak lagi.

Gunakan paragraf yang singkat dengan diksi yang bisa dipahami anak. Hindarilah memakai kata-kata kasar untuk cerita anak. Penulisan cerita haruslah memiliki kualitas terbaik untuk mendukung anak mencintai bahasa mereka dan ingin membaca lebih banyak.

3. Pertimbangkan untuk menambahkan ilustrasi

Jika Anda kebetulan bisa membuat ilustrasi, Anda bisa menambahkan ilustrasi buatan Anda sendiri ke dalam cerita. Hal tersebut bisa menambah keindahan cerita dan membuat cerita Anda semakin mudah dinikmati anak secara visual. Namun, jika Anda bukan pembuat ilustrasi profesional, jangan berkecil hati. Anda dapat bekerja sama dengan ilustrator lain. Anda tinggal membuat deskripsi yang bisa dipahami dan diterjemahkan oleh ilustrator.

4. Buatlah cerita yang berakhir bahagia (happy ending)

Cerita untuk anak-anak sebaiknya berakhir dengan bahagia. Kebanyakan anak tidak suka jika tokoh cerita kesukaan mereka mengalami akhir cerita yang buruk. Mereka akan merasa sedih dan kecewa dengan keseluruhan cerita. 

Namun, kenyataannya, tidak semua cerita berakhir dengan bahagia. Anda bisa menyiasati hal itu. Akhir cerita yang sedih, tetapi diramu dengan baik, bisa membantu anak-anak menghadapi beberapa pelajaran hidup yang lebih keras. Jadi, cerita anak tidak harus selalu dihindarkan dari tema cerita yang menyedihkan.

*Dari berbagai sumber

2017-03-28

Cermat Memilih Asuransi untuk Penyakit Kritis

3/28/2017 06:38:00 AM 0

Pernah dengan tentang asuransi penyakit kritis?

Asuransi kesehatan biasa memang tidak memberikan proteksi terhadap berbagai penyakit kritis. Oleh sebab itu, sebaiknya kita memilih asuransi kritis jika ingin mendapatkan perlindungan maksimal.

Mungkin selama ini kita belum mengetahui banyak informasi seputar asuransi penyakit kritis. Jadi, sekarang kita mesti mempelajarinya lebih detail agar bisa memilih asuransi penyakit kritis yang tepat :

Tentang Berbagai Penyakit Kritis yang Mendapat Proteksi

Ada beberapa penyakit kritis yang mendapatkan proteksi dari asuransi kritis, antara lain gagal ginjal, kanker, gangguan jantung, dan sejumlah penyakit lainnya. Kalau ingin mencari tahu lebih banyak mengenai daftar penyakit kritis yang diproteksi oleh asuransi kritis, kita mesti mempelajari polis secara rinci. Siapkan waktu untuk memahami seluruh isi polis agar tidak terjadi kesalahpemahaman.

Premi Asuransi Penyakit Kritis Memang Lebih Mahal

Premi asuransi penyakit kritis memang terhitung lebih mahal dari asuransi kesehatan biasa. Sebab nilai proteksinya juga jauh lebih besar jika dibandingkan dengan asuransi biasa. Agar bisa membayar premi asuransi penyakit kritis secara lancar, kita harus memastikan bahwa kondisi finansial kita memang memadai. Jangan sampai pembayaran premi asuransi menemui kendala karena kondisi finansial kita yang tidak stabil.

Beda Perusahaan, Beda Pula Proteksinya

Saat ini semakin banyak perusahaan asuransi yang menyiapkan produk asuransi penyakit kritis dengan berbagai pilihan. Hal ini membuat kita harus ekstra teliti saat memilih. Kita harus membandingkan produk asuransi dari perusahaan yang satu dan perusahaan lainnya. Agar kita bisa mendapatkan proteksi maksimal dengan nilai premi yang tidak membebani pengeluaran kita.



Melengkapi Identitas dan Kebutuhan Asuransi

Agar bisa mendapatkan proteksi dari asuransi penyakit kritis, ada beberapa kelengkapan identitas yang wajib kita penuhi. Kita mesti menyiapkan identitas diri, surat keterangan penyakit dari dokter, surat kuasa untuk menunjuk ahli waris, dan beberapa kelengkapan lainnya. Jika semua persiapan sudah lengkap, maka proses pengajuan asuransi akan menjadi lebih mudah.

Sekarang, kita pasti lebih teliti menentukan asuransi penyakit kritis yang kita butuhkan. Klik dulu website Futuready berikut ini untuk mencari tahu perbandingan berbagai produk asuransi penyakit kritis :


Sejak ada Futuready, memilih asuransi jadi mudah dan menyenangkan. Tak ada kejadian boros karena premi besar dan manfaat kurang maksimal akibat salah pilih.



2017-03-23

Tak Perlu Lagi ‘Cek Toko Sebelah’ dengan Aplikasi Priceza

3/23/2017 10:39:00 PM 4
Teman, pernah tidak sehabis berbelanja online di sebuah olshop kemudian merasa kecewa karena mendapati harga yang lebih murah di olshop lain? Kalau pernah pasti hal itu menjadi pengalaman yang berbelanja secara online kurang menyenangkan. “Yah, gimana lagi, kan nggak mungkin mengecek harganya satu per satu. Menghabiskan waktu,” mungkin begitu kira-kira jawaban Anda.

Ya, tidak ada yang salah. Siapapun akan mengatakan kalau mengecek satu per satu harga barang di ratusan online shop dan marketplace adalah pekerjaan yang buang-buang waktu saja. Sama sekali tidak praktis dan tidak efisien.

Seperti yang pernah saya alami. Saya ini senang mengoleksi buku. Apalagi yang baru terbit dan sedang booming. Entah fiksi ataupun nonfiksi.  Daripada menunggu stok buku di toko buku terdekat yang kadang lama, sering saya lebih memilih belanja online. Nah, nyesek itu kalau sudah terlanjur booking dan transfer ke salah satu olshop, ternyata belakangan keetemu olshop lain yang menawarkan harga lebih murah, free ongkir pula, hehehe. Tapi, ya sudahlah, belum rezeki kali.

Sudah Saatnya menjadi Smart Shopper!

Lalu, sebenarnya adakah solusi dari permasalahan tersebut? Bisakah calon pembeli membandingkan harga-harga yang ada di berbagai olshop sebelum membeli dengan harga yang paling pas? Mungkin kalau di pasar offline, calon pembeli bisa dimarahi oleh penjual karena terlalu nyinyir, hehehe.

Tapi, tenang saja, saat ini Priceza Indonesia sudah hadir untuk membantu mengatasi permasalahan tersebut.  Priceza adalah aplikasi mesin pencari belanja yang membantu Anda menemukan berbagai produk dan harga dari toko-toko online terpopuler di seluruh nusantara, agar Anda dapat menghemat uang dan waktu. Priceza pun sudah hadir di 6 negara di Asia Tenggara, salah satunya di Indonesia. Priceza Indonesia sendiri mempunyai alamat website di priceza.co.id. Silakan mengunjungi website tersebut agar mengetahui secara langsung bagaimana cara Priceza bekerja.

Sebagai sebuah bagian dari solusi praktis, yang tentu saja disesuaikan dengan perkembangan zaman dan teknologi, priceza pun melakukan pembaruan layanan di aplikasinya. Melalui tagline “Aplikasi Priceza kini lebih baik!” Priceza Indonesia semakin memanjakan para konsumen online. Pembaruan tersebut menjadikan aplikasi Priceza Indonesia lebih responsif. Pembaruan tersebut menawarkan kenyamanan dan kemudahan dalam membandingkan harga dan mencari penawaran terbaik dari berbagai platform toko online maupun marketplace terkemuka di Indonesia.


Apakah Priceza juga menjual produk? ternyata tidak. Priceza tidak menjual apapun. Priceza murni sebagai perantara atau media belanja untuk membantu Anda menemukan informasi yang relevan seperti ulasan, harga produk dan di mana Anda bisa mendapatkannya. Anda dapat melakukan transaksi langsung dengan toko online yang produknya ingin Anda beli.

Dengan aplikasi Priceza, Anda akan menghemat uang dan waktu untuk mencari bermacam produk seperti smartphone, fashion, kosmetik, bahkan makanan. Aplikasi Priceza mengumpulkan jutaan produk dari ribuan toko online terpopuler dalam satu tempat. Bisa Anda bayangkan betapa bermanfaat dan sangat efektifnya aplikasi ini.



Di aplikasi yang baru tersebut, Anda bisa menemukan menu-menu utama sebagai berikut.

Hot Deals
Di menu ini, terdapat berbagai penawaran terbaru dari berbagai toko online yang bisa Anda manfaatkan. Anda bisa bandingkan harga-harga terbaik di menu ini.

Popular
Menu ini berisi produk-produk yang paling banyak dicari calon pembeli setelah mereka melakukan pengecekan harga.

Article
Di menu ini, ada artikel-artikel menarik seputar berbelanja yang bisa Anda jadikan panduan pribadi.

Gift Ideas
Di menu ini, Anda akan menemukan produk-produk dengan harga terbaik yang bisa Anda jadikan ide hadiah bagi orang lain.

Recommend
Menu ini berisi rekomendasi-rekomendasi produk yang terbaik dan terpercaya dari para pengguna Priceza.


Sudah ada gambaran kan, bagaimana aplikasi Priceza bisa sangat bermanfaat untuk Anda? Yuk, segera Download Aplikasinya Sekarang! Anda yang sering berbelanja online akan sangat terbantu dengan aplikasi Priceza Indonesia ini.


Untuk pengguna IOS, Anda bisa download Aplikasi Priceza Via App Store 


Untuk pengguna Android, Anda bisa download Aplikasi Priceza Via Google Play 


Nah, tunggu apalagi, segera download aplikasinya sekarang! Manfaatkan aplikasi Priceza Indonesia untuk dapat merasakan segala kemudahannya. Ada 5 keuntungan bagi Anda yang mengunduh dan menggunakan aplikasi Priceza seperti dipaparkan dalam gambar berikut.



Sudah saatnya menjadi pembeli cerdas. Sebagai penutup, ada video panduan yang akan lebih memperjelas tentang aplikasi Priceza Indonesia. Selamat berbelanja dengan cerdas, ya...

2017-03-09

Manajemen Konten Jejaring Sosial dengan Hootsuite

3/09/2017 09:22:00 AM 6


Untuk orang yang aktif di beberapa media sosial, memperbarui status adalah hal yang wajib dilakukan. Minimal sehari sekali harus mengupdate status untuk berinteraksi dengan teman-teman dunia maya.

Nah, untuk orang yang sibuk, tentu mengupdate konten beberapa sosial media bisa menjadi kerepotan tersendiri. Untuk mereka yang mempunyai tim konten tentu hal itu tidak masalah. Bagi yang tidak punya tentu perlu menggunakan aplikasi tertentu untuk membantu mengatur konten media sosialnya.

Salah satu aplikasi yang bisa digunakan untuk memanajemen konten adalah hootsuite. HootSuite merupakan sebuah situs layanan manajemen konten yang menyediakan layanan media daring yang juga terhubung dengan berbagai situs jejaring sosial lainnya, seperti : Facebook, Twitter, LinkedIn, Foursquare, MySpace, dan WordPress. Situs ini pertama kali diluncurkan pada tahun 2008 oleh pendirinya Ryan Holmes.

logo Hootsuite
Layanan ini membantu perorangan atau perusahaan untuk mengatur dan menggunakan media sosialnya. Hootsuite merupakan situs yang dapat digunakan untuk meluncurkan kampanye pemasaran, mengidentifikasi dan menambah khalayak, dan menyampaikan pesan yang ditargetkan dan dijadwalkan di beberapa saluran media. Beberapa aplikasi yang cukup populer di kalangan pengguna internet juga disertakan dalam HootSuite, di antaranya Instagram, MailChimp, Reddit, Storify, Tumblr, Vimeo dan YouTube.

Untuk dapat menggunakan HootSuite pengguna diharuskan untuk membuat akun terlebih dahulu. Ada dua fitur utama yang dapat dipilih sebelum mendaftarkan akun pada HootSuite, yaitu Layanan Penuh, di mana pengguna harus membayar pada saat mendaftarkan akunnya, dan Layanan Freemium, di mana pengguna dapat mendaftarkan akunnya secara gratis, namun hanya dapat memakai layanan dasar saja.

HootSuite menyediakan berbagai layanan lainnya yang cukup variatif fungsinya. Di antaranya adalah :

Jaringan sosial
HootSuite terhubung tidak hanya dengan jejaring Twitter saja, namun juga Facebook, LinkedId, Foursquare, MySpace, dan WordPress. Sehingga dalam satu layanan pengguna dapat terhubung ke banyak media sosial online lainnya.
Contoh tampilan dashboard Hootsuite milik penulis.
 
Aplikasi mobile
Layanan ini membantu pengguna untuk dapat menulis pesan dan tetap update melalui aplikasi mobile. Sampai saat ini HootSuite telah meluncurkan 4 versi aplikasi mobilenya, yaitu HootSuite for iPhone, BlackBerry, Android, dan iPad.

Kolaborasi tim
HootSuite memberikan layanan untuk mengurus satu akun dan berbagi data bersama dengan pengguna lain tanpa mengharuskan untuk saling bertukar password.

Pesan terjadwal
Nah, ini nih fitur yang cukup bagus untuk penggunanya. Pengguna dimungkinkan untuk mengatur waktu dan tanggal pengiriman pesan sesuai dengan kehendak pengguna. Dengan adanya fitur ini, pengguna bisa membuat beberapa status atau pesan sekaligus untuk diatur waktu penayangannya.
Mengatur pesan terjadwal di hootsuite.


Monitor mentions
Dengan layanan ini pengguna dapat memantau pesan yang mencantumkan nama produk atau perusahaan pengguna maupun kata kunci yang pengguna cari.

Layanan Umum
Selain layanan yang telah disebutkan, HootSuite juga menyediakan layanan untuk mengunggah file berupa file foto dan file lainnya. Kemudian layanan penyederhanaan URL yang menggunakan link Ow.Ly. HootSuite juga menyediakan keamanan dalam menggunakan layanannya. Selain itu HootSuite memungkinkan pengguna untuk melihat balasan pesan yang dikirimkan oleh pengikut pengguna melalui layanan Threaded Conversation. Kemudian HootSuite juga menyediakan layanan untuk berlangganan RSS.
Contoh button pengaturan akun hootsuite.
 
Sumber: wikipedia.com dengan beberapa perubahan 

2017-03-02

TIKUS ~ Oleh: Ahmad Khoirus Salim (Sebuah Cerpen)

3/02/2017 10:01:00 AM 1
TIKUS ~ Oleh: Ahmad Khoirus Salim (Sebuah Cerpen)


T i k u s
Oleh: Ahmad Khoirus Salim

Pada mulanya Pak Lurahlah yang tiba-tiba ingin sekali memelihara tikus. Bukan tikus biasa, yang jorok dan menjijikkan, tetapi ini adalah tikus impor yang katanya lebih bersih dan tidak berpenyakit, maklumlah tikus luar negeri.
Aku sempat mengernyitkan dahi, aneh sekali keinginan pemimpinku itu. Ngapain, sih, susah-susah memelihara hama itu? Mending melihara burung, ayam bangkok, kek, eh, ini malah… tikus. Walaupun katanya impor, toh tetap saja sama bernama tikus, mouse, rat, mice. Hama penghancur produksi beras petani, perusak tatanan, binatang menjengkelkan!
Mataku semakin membulat melotot, sementara mulutku tak bisa kucegah untuk menganga. Betapa tidak, hanya berselang dua hari setelah Pak Lurah, para bawahannya ikut-ikutan keranjingan memelihara tikus. Entah hobi atau ewuh-pekewuh sama Pak Lurah. Agar dikatakan berselera tinggi mungkin, atau agar punya muka di hadapan Pak Lurah karena hobinya sama. Yang jelas mereka mulai beramai-ramai memborong tikus, berbagai jenis, yang penting dari luar negeri, made in import.
Hiii, aku sampai ngeri membayangkannya. Menaruh tikus di rumah? Bisa muntah aku nanti. Rumahku harus bebas hama. Istriku paling anti dengan makhluk jorok itu. Syukurlah, jadi tidak ada yang memaksaku memboyong pengerat itu ke rumah.
“Awas kalau sampai Mas ikut-ikutan membeli tikus. Tiba di rumah langsung kupukul!” istriku mengeluarkan ancamannya.
“Yang kamu pukul aku atau tikusnya?”
“Ya tikusnya dong, jijik tahu!”
“Lagipula siapa yang ingin memiara hama itu sih, Dik?”
“Tapi ngomong-ngomong mereka kok suka sekali hewan itu, ya? Heran aku.”
“Katanya sih cuma buat nyalurin hobi, membudayakan sikap-sikap pada pemimpin. Katanya pula hewan itu bisa menambah rezeki.”
“Ada-ada saja. Jadi panutan kok malah aneh-aneh tingkahnya.”
“Kalau tidak aneh kan tidak terkenal, seperti artis-artis di tivi itu. Kalau tidak kawin-cerai, selingkuh, kan malah tidak diekspos media.”
“Tetapi mereka itu jadi panutan harusnya, bukan tontonan hiburan semata.”
“Semua sudah beralih fungsi, tuntunan jadi tontonan, pun sebaliknya. Dunia jungkir-balik.”
“Apa yang bisa kita perbuat?”
“Sementara tak ada, kecuali menggerutu dan mencaci-maki dalam hati… karena kita orang lemah. Kecuali… seluruh warga desa ini bersatu.”
Istriku mendesah kecewa. Orang lemah, rakyat jelata, memang selalu tak punya daya upaya. Tak mampu melakukan perubahan. Bahkan seringkali dianggap batu sandungan dalam pembangunan. Terjaga dari mimpi pun tak sanggup. Melulu dibuai angan dan hayalan. Habis gelap tak terbit juga terang. Hutang menumpuk kadang sulit bukan main untuk membayarnya.
**
Sarapan pagi ini, nasi dingin berteman sebungkah tempe sisa tadi malam. Lotek  sayur yang baru dibuat istriku, alhamdulillah, bias menenteramkan perut yang merintih perih. Sempat kutoleh kanan-kiri, banyak yang tidak makan pagi ini.
Tiba-tiba pikiranku terantuk pada sebuah memori yang membuatku dijejali rasa iri. Kulihat kemarin dia sarapan roti-roti yang terhitung mahal untuk ukuranku, juga sayuran segar. Penuh gizi dan nutrisi. Kandangnya sendiri dari kuningan berukir sungguh indah. Berbanding 180 derajat dengan keadaanku. Namun, segera kutepis pikiran buruk ini. Tak mungkin manusia dibandingkan dengan tikus, aku dalam wujud yang jauh lebih sempurna.
Hari-hari berlalu demikian resah, hidup semakin sulit untuk disapa. Aku melihat tetangga-tetanggaku juga demikian adanya. Poyang-paying. Seret. Rezeki yang terhampar di tanah, air, dan udara sulit sekali meraihnya.
Rasa iri dan benci pada tikus-tikus milik aparat itu ternyata bukan hanya milikku semata. Semua tetanggaku, hampir seluruh warga kampung merasa serupa. Sayang tidak bisa berbuat apa-apa. Ketika Pak Lurah dan para bawahannya lebih mementingkan hobi daripada mengurus warganya yang mulai tak karuan hidupnya. Tikus-tikus itu semakin gemuk. Sebaliknya para warga kampung semakin bertonjolan belulangnya. Muka pucat kurang gizi, perut lapar membusung. Para tikus tertawa dan kami tenggelam merana dalam lara dan air mata.
Suatu sore yang redup, saat kami berkerumun di sebuah warung kopi…
“Bagaimana kalau kita unjuk rasa saja?” seorang tetangga mengusulkan. Kami terhenyak sejenak namun segera mafhum, itu ungkapan kejujuran.
“Demo? Bagaimana caranya?”
“Kita tinggal kumpulkan warga, rapat, buat tulisan-tulisan dari kardus, beres sudah.”
“Siapa yang akan mengoordinir semuanya? Bukankah harus ada pemimpin dan persiapannya?” aku ikut bertanya.
“Bagaimana kalau kamu? Kamu yang lebih pandai daripada kami, sekolahmu paling tinggi.” tetanggaku menunjukku. “Bagaimana yang lain? Setuju?”
“Ya, ya, setuju.”
“Ta… tapi?”
“Sudahlah, semua sudah setuju kamu yang memimpin kami. Kamu pasti bisa!”
Aku tercekat. Di pundakku kini terbeban harapan-harapan mereka. Tak kuasa aku menolak. Wajah-wajah kuyu warga kampung yang penuh harap. Sinar-sinar mata penuh permohonan. Aku harus berjuang untuk mereka. Rasa geramku pada ikus-tikus itu semakin menjadi. Merekalah biang semua masalah di kampungku. Mereka harus dimusnahkan demi ketentraman warga.
* *
Tibalah hari yang sudah ditentukan. Hanya satu tuntutan saja, PERHATIKAN WARGA DAN BUANG TIKUS-TIKUS ITU! Tidak muluk-muluk.
Barisan diatur dengan rapi. Sebagai korlap, aku bertanggung jawab penuh pada kelancaran unjuk rasa ini. Senantiasa kupanjatkan doa agar tidak terjadi hal yang tak diinginkan.
Pada mulanya demo berjalan dengan tertib. Warga duduk dengan tenang sambil mendengarkan orasi. Beberapa orang membacakan tuntutan satu-persatu. Ada juga yang membacakan puisi. Sekelompok pemuda berparodi, juga pantomim, melukiskan situasi kampung yang kacau.
Melihat sikap tenang warga, aku sedikit bernapas lega. Aku optimis ini akan berjalan lancar.
Namun, ternyata perkiraanku salah. Beberapa orang yang tidak kukenal mencoba merangsek barisan keamanan. Terjadi dorong-mendorong yang sengit. Aku yakin orang-orang itu bukanlah warga kampungku.
Provokator! Desisku marah. Segera aku berteriak-teriak ke arah mereka. Kuminta agar semuanya kembali tertib. Namun, suaraku kalah oleh dengusan dan teriakan emosi mereka. Sia-sia aku mengeraskan suaraku.
Dorong-mendorong semakin tak terkendali. Warga mulai terpancing emosinya. Mereka ikut merangsek maju. Kacau balau. Aku terduduk lemas. Hancur sudah demonstrasi ini gara-gara segelintir provokator edan, kacau!
Suasana sudah semakin menegangkan. Warga yang emosi mulai melempari kantor kelurahan. Batu, balok kayu, potongan besi, beterbangan menghajar kaca-kaca jendela kantor kelurahan. Pada saat itulah muncul satu truk pasukan keamanan dari kota. Bersenjata lengkap dan sangar.
Dar…der…dor
Berkali-kali tembakan peringatan meletus di udara. Warga mulai panik dan kocar-kacir berlarian ke sana kemari. Beberapa tertangkap dan digelandang ke truk.
Aku pun mencoba untuk kabur. Terlambat, dua orang anggota keamanan berhasil menangkapku. Aku digelandang menuju truk. Kami dianggap biang keonaran, pemicu kerusuhan. Kami terdiam membisu. Hanya doa yang terus mengalir. Kami yakin atas kebenaran yang kami suarakan.
* *
Ruang pengap sempit bau pesing tak karuan dan berterali besi, tempatku dikurung sekarang. Batinku merintih. Inikah rasanya penjara itu? Kutatap sekeliling, beberapa tetanggaku bernasib serupa, sayu menatap kosong tanpa cahaya.
Terbayang wajah istriku yang cemas. Pasti dia sangat kebingungan sekarang. Kenapa tak kuikuti sarannya tempo hari? Dia tegas melarangku turut campur dalam demo itu. Maafkan aku istriku, andai kuikuti saranmu saat itu. Namun, aku juga tak ingin dicap pengecut yang tak bertanggung jawab.
Sesal tinggal sesal. Kini hanya bisa kuhitung hari dalam sepi. Vonis untukku belum dijatuhkan. Ah, sebuah perjuangan konyol, perjuangan yang sia-sia. Betapa sangat hausnya dada ini pada aroma kebebasan. Samara-samar aku melihat bayang-bayang para tikus itu di tembok kusam penjara. Menyeringai sinis dengan tubuh tambun. Muak sekali rasanya melihat mereka. Ingin segera kubunuh dan kubakar habis mereka.
Mereka menyeringai dan berkata padaku sinis, “Hanya angan kalau kau ingin memusnahkanku anak muda, selama masih ada yang menyukai dan memelihara kami.”
Tuhan…!

Keterangan: Cerpen ini dimuat di Harian Bengkulu Ekspress, edisi Rabu, 17 Maret 2017.


2017-03-01

Pengajuan Naskah Kategori Anak di Elex Media Komputindo

3/01/2017 08:29:00 AM 0
Pengajuan Naskah Kategori Anak di Elex Media Komputindo
Apa kabar sahabat? Semoga kabar baik selalu menyertai Anda. Pada kesempatan ini saya ingin berbagi tentang cara mengajukan naskah kategori Anak di penerbit Elexmedia Komputindo. Pasti sudah banyak yang tahu, dong, tentang penerbit tersebut.

Logo Elex Media Komputindo
Buku anak termasuk buku dengan oplah penjualan yang bagus. Meskipun saat ini sedang bergulir kasus buku anak yang menjadi sorotan masyarakat hingga Menteri, tentunya ini malah menjadi momen yang baik untuk menghasilkan buku anak yang berkualitas. 

Apa saja sih, syarat menerbitkan buku anak di Elexmedia? Yuk disimak dalam tulisan berikut.

Jenis-jenis Naskah yang Dibutuhkan
  1. Storybook/buku cerita bergambar berisi dongeng dunia ataupun dari Indonesia.
  2. Aktivitas belajar membaca, menulis, berhitung untuk anak-anak usia 3-6 tahun.
  3. Storybook/buku cerita bergambar bertema Islami.
  4. Coloring/mewarnai dengan berbagai tema yang cocok untuk anak-anak.
  5. Buku hobi dan keterampilan yang bisa dikerjakan sendiri oleh anak-anak.
  6. Buku-buku sains/pengetahuan berupa kumpulan fakta-fakta penting.
  7. Pengembangan karakter untuk anak-anak usia dini.
Syarat Pengajuan Naskah
  1. Naskah tidak mengandung unsur SARA dan pornografi.
  2. Naskah sesuai dan menunjang perkembangan kepribadian dan intelektual anak.
  3. Bukan naskah terjemahan dari buku berbahasa asing apapun atau hasil menjiplak naskah/buku penulis lain.
  4. Bisa berupa kerangka karangan/tema/konsep buku yang akan ditulis berikut dengan sinopsis atau penjelasan kegunaan bukunya.
  5. Bisa berupa naskah lengkap (teks dan ilustrasi). Foto atau ilustrasi yang digunakan bukan hasil membajak atau menyalin (mengkopi) dari sumber-sumber yang memiliki hak cipta.
  6. Naskah bisa dikirim dalam bentuk hardcopy (cetakan) atau softcopy via email.
Proses Evaluasi Naskah
  1. Kerangka karangan/tema/konsep buku atau naskah lengkap yang dikirim ke meja redaksi akan dievaluasi dalam waktu 2 (dua) minggu sejak naskah diterima dan akan diinformasikan status naskahnya selambat-lambatnya sampai 1 (satu) bulan setelah diterima oleh redaksi.
  2. Bila dalam waktu tersebut belum mendapat kabar dari pihak redaksi, silakan menghubungi redaksi terkait.
  3. Naskah yang tidak diterbitkan oleh Elex Media akan dikembalikan ke penulis bila berupa hardcopy (cetakan).
Ketentuan Lain
Naskah yang diterima, masih dianggap sebagai naskah mentah dan akan melalui proses penyuntingan naskah. Dalam proses ini, naskah akan diperbaiki/dikoreksi atau ditambahkan ilustrasi dan penulis diminta juga untuk ikut memperbaiki/mengoreksi naskah tersebut.

Cara Mengirimkan Naskah
Anda dapat mengirimkan naskah sebagai berikut:
  1. Mengunggah melalui layanan ini.
  2. Dikirimkan via pos/kurir ke Redaksi Buku Anak PT Elex Media Komputindo, Gedung Gramedia lantai 2, Jl. Palmerah Barat no. 29-37 Jakarta 10270.
 =========Sumber Artikel: http://online.elexmedia.id/knowledgebase.php?article=6