2017-07-31

7 Langkah Mengoptimalkan Aktivitas dan Bisnis Online

7/31/2017 01:59:00 PM 18
Sumber Gambar: http://www.cbo.me/
Internet adalah salah satu kemajuan teknologi dalam hidup manusia yang memiliki dua sisi positif dan negatif. Internet bisa menjadi alat penghasil uang, atau sebaliknya sebagai pembuang waktu paling berbahaya. Ketika orang mulai terjun ke bisnis internet, mereka sering berpikir hal itu bagaikan sepotong kue yang lezat. Saat ini, banyak orang yang memutuskan untuk mulai berbisnis dengan internet.

Namun, terkadang para pemula di bisnis internet tersebut merasa kecewa karena mereka seakan sudah bekerja berjam-jam di internet tetapi tidak menghasilkan apa pun.

Jika Anda berniat berbisnis di internet, Anda benar-benar harus disiplin untuk mengatur waktu. Berikut adalah 7 langkah untuk bisa melakukan pekerjaan online dengan lebih baik:

1. Atur Jam Kerja

Sangat mudah untuk membuang waktu ketika Anda harus bekerja di depan komputer dengan internet. Banyak waktu akan terbuang sia-sia. Pekerjaan dengan cara online bisa berubah menjadi kecanduan yang tidak sehat Anda tidak menetapkan jam kerja tertentu dan konsisten dengan jadwal tersebut.

2. Jadwalkan Jam Bermain

Jangan menghabiskan jam kerja Anda dengan bermain - berselancar di internet, mengunjungi forum internet atau berpartisipasi dalam chat room. Sisihkan waktu senggang untuk aktivitas seperti itu jika Anda tidak bisa terlepas darinya.

3. Jadwalkan Komunikasi

Tetapkan waktu tertentu selama jam kerja Anda untuk membuka email. Hal ini biasanya menjadi hal pertama dan hal terakhir yang Anda lakukan setiap hari kerja. Jika Anda membuka email Anda secara berkala dan menanggapinya, jam kerja Anda bisa habis dengan cepat. Matikan semua notifikasi yang memberitahukan bahwa Anda memiliki email masuk baru. Tentu hal ini butuh penyesuaian tertentu karena ada pekerjaan online yang tidak bisa terlepas dari notifikasi email baru. 

Sumber Gambar: http://www.framesofweb.com/

4. Blokir SPAM

Nah, ini yang penting. Gunakan pemblokir SPAM untuk mengisolasi atau memblokir email SPAM dan tetap up to date. Gunakan alamat email yang terpisah untuk bisnis dan email pribadi Anda. Buka email pribadi selama waktu luang dan email bisnis Anda selama waktu komunikasi terjadwal Anda dalam jam kerja Anda.

5. Buat Rencana Jangka Panjang

Buatlah rencana jangka panjang dari apa yang ingin Anda capai melalui bisnis internet Anda. Milikilah visi dengan tujuan dan tenggat waktu sehingga bisa membuat Anda tetap fokus dan bekerja dengan serius dari hari ke hari.

6. Rencanakan Aktivitas Harianmu dengan Optimal

Rencanakan aktivitas harian Anda dengan daftar "harus dilakukan/to do list", sering juga disebut skala prioritas, yang memastikan hal-hal penting akan terlaksana. Rencanakan juga waktu untuk gangguan tak terduga atau keadaan darurat.

7. Kill the Messenger

Jika Anda menggunakan program-program messenger , Anda bisa mencoba log out selama jam kerja Anda. Jika Anda melakukan komunikasi bisnis melalui program messenger, buka akun terpisah atau blokir kontak sehingga hanya rekan bisnis Anda yang Anda perlukan untuk dapat menghubungi Anda melalui program messenger selama jam kerja Anda.

Demikianlah 7 langkah sederhana yang bisa Anda terapkan. Menerapkan 7 tip sederhana ini akan membantu Anda mengefektifkan waktu dan akan meroketkan produktivitas Anda! Selamat mencoba.

2017-07-28

Konten Unik untuk Website Anda

7/28/2017 12:24:00 PM 4

Sumber gambar: http://actonepictures.com

Konten adalah sumber kehidupan sebuah situs web. Konten adalah satu-satunya media yang berkomunikasi dengan mesin pencari tentang situs Anda dan mengumumkan keberadaan situs Anda. Jadi sangat penting untuk memiliki konten unik dan kata kunci yang kaya di Halaman Web Anda.

Anda harus meluangkan banyak waktu untuk mengembangkan konten. Ini bisa jadi tentang lini bisnis Anda, tentang produk, atau tentang layanan Anda. Konten mempunyai dua tujuan, yaitu (1) Pemasaran produk atau layanan Anda, (2) Membantu mencapai hasil pencarian mesin pencari secara optimal. Jadi Anda perlu menjaga keseimbangan dalam mengembangkan konten web. Anda dapat menulis tentang produk atau layanan yang Anda tawarkan. Saat Anda menulis konten, cobalah memeras lebih banyak kata kunci, yang menurut Anda bisa menarik perhatian search engine. Anda juga dapat melibatkan penulis konten untuk mengembangkan konten untuk situs web Anda.

Sebelum mulai menulis, putuskan kata kunci Anda. Mulai pikirkan kombinasi kata kunci yang berbeda. Catat semua kata kunci yang menurut Anda cocok untuk situs Anda. Cobalah kata kunci ini di Google atau mesin pencari lainnya dan perhatikan hasilnya. Gunakan alat pemilih kata kunci untuk mendapatkan hitungan berbagai kata kunci yang digunakan untuk mencari mesin pencari.

Begitu Anda menempatkan konten di situs Anda, Anda bisa memulai membangun tautan ke situs web Anda. Tautan ini harus berisi kata kunci yang telah Anda gunakan untuk mengembangkan konten Anda. Anda bisa menyiapkan satu set link untuk menangkap kemungkinan kata kunci yang berbeda yang digunakan dalam pencarian. Tanamkan tautan ini di direktori dengan kategori yang berbeda. Anda juga dapat membuat tautan satu arah ke situs web Anda yang sangat membantu pembuatan lalu lintas organik.

Diterjemahkan dari sumber artikel asli: http://EzineArticles.com/500858

2017-07-27

5 Cara untuk Menjelajahi Topik yang Ingin Anda Tulis

7/27/2017 12:07:00 PM 7
5 Cara untuk Menjelajahi Topik yang Ingin Anda Tulis
Begitu Anda memutuskan untuk menulis tentang sesuatu, wajar rasanya kalau Anda mulai merasa terbebani dengan volume gagasan yang membanjiri pikiran Anda. Hal sebaliknya juga bisa terjadi. Menurut saya penting untuk menyadari bahwa menulis memberi kesempatan untuk mengeksplorasi kumpulan pengetahuan langka dan mempelajari sesuatu yang baru.

Sumber gambar: http://blog.triway.net.br
Mulai proses menulis Anda dari nol akan memberi Anda kesempatan untuk mempertajam kemampuan analitis dan tulisan Anda. Pada akhirnya, Anda akan menemukan sesuatu tentang diri Anda pada akhir proses. Sebelum mulai menulis, jelajahi topik melalui langkah-langkah berikut:
  • Buat daftar hal yang ingin Anda tulis; Ini adalah sesi brainstorming Anda. Luangkan waktu untuk itu. Biarkan pikiran Anda mengembara. Tulislah semuanya: pikiran, gagasan, perasaan. Terserah, Anda bisa menulis secara acak atau terorganisir, yang penting sesuai untuk Anda. Jangan khawatir dengan kata-kata yang Anda pilih. Menulislah secara bebas pada tahap ini.
  • Buatlah buku catatan penulis atau jurnal dan tuliskan pengalaman Anda mengenai topik yang Anda minati dan bagaimana perasaan Anda terhadapnya. Tuliskan apa yang telah Anda pelajari dari percakapan yang Anda alami dengan orang-orang yang berkecimpung seputar topik. Galilah topik melalui forum online atau offline yang mendiskusikan topik ini dan catatlah. Dari waktu ke waktu, baca jurnal Anda dan tuliskan wawasan baru. Jangan khawatir tentang tata bahasa dan ejaan. Buku catatan Anda adalah ruang pribadi Anda untuk merasa bebas.
  • Ajukan pertanyaan tentang topik.
Contoh:
Siapa atau tentang apa topik tersebut dan mengapa?
Mengapa saya tertarik dengan topik A, B atau C?
Informasi apa yang tersedia tentang topik ini?
Wawasan apa yang ingin saya tambahkan ke topik ini?
Apa yang terjadi dalam cerita ini?
Siapa yang menyebabkan tindakan dalam cerita ini (jika ada)?


Tuliskan jawaban Anda dan bandingkan dengan catatan / daftar sebelumnya yang Anda buat mengenai topik ini. Saat Anda membandingkan gagasan Anda, carilah persamaan, kontras, hubungan, dan pengulangan.
  • Kumpulkan daftar, pengalaman, gagasan dan wawasan Anda ke dalam kelompok; Ini disebut clustering secara tertulis. Anda dapat membuat tabel sederhana dengan kolom dan baris, dan mengelompokkan gagasan, pemikiran, dan pengamatan serupa di kolom terpisah. Anda juga dapat menggambar peta pikiran sederhana dengan lingkaran, kotak, atau empat persegi panjang, dan atur gagasan dan catatan topik Anda di dalamnya. Gunakan garis atau panah untuk menghubungkan kelompok terkait. Proses ini membantu Anda mengatur pemikiran Anda tentang masalah ini.
  • Menulis Bebas: Inilah gaya penulisan yang Anda gunakan saat melakukan brainstorming dan menjawab pertanyaan yang Anda tanyakan pada diri sendiri. Tuliskan pemikiran dan jangan khawatir apakah masuk akal atau tidak. Tulislah selama Anda membutuhkannya.
Denikianlah, melalui langkah-langkah ini akan Anda akan terbantu untuk mempersempit daftar topik Anda, menghasilkan gagasan untuk draf pertama Anda, dan menulis dengan yakin tentang topik yang Anda pilih.

Selamat menulis, apa pun dan di media mana pun.

Sumber Artikel: http://EzineArticles.com/9742032
Diterjemahkan dari artikel sumber berjudul: Five Ways to Explore Topics You Want to Write About

2017-07-22

3 Langkah Penting untuk Mewujudkan Tujuan Anda

7/22/2017 08:52:00 AM 15
3 Langkah Penting untuk Mewujudkan Tujuan Anda
Setiap orang pasti memiliki impian besar dalam hidupnya. Sebuah impian mungkin sesuai dan menunjang tujuan hidup Anda. Oleh karena itu, Anda perlu mengejar impian itu melalui sebuah proses panjang dan penuh perjuangan. Proses ini bisa memakan banyak waktu. Namun, Anda juga bisa menghemat banyak waktu dan menghilangkan rasa frustrasi dengan mengeliminasi impian yang tidak tepat untuk Anda saat ini. Anda perlu mengidentifikasi apa saja yang harus Anda fokuskan mulai sekarang.


Berikut ini adalah tiga kiat yang bisa membantu Anda mewujudkan suatu impian.

1. Targetkan Tujuan Anda

Tujuan Anda harus spesifik, terukur, dapat dicapai, realistis, dan tepat waktu. Ingat, ada rencana jangka pendek dan ada rencana jangka panjang.

Tujuan yang signifikan harus dipecah menjadi beberapa bagian yang lebih kecil untuk memastikan akuntabilitas harian. Misalnya, jika Anda ingin menurunkan berat badan sekitar 10 kg dalam tahun ini, Anda dapat memecahnya menjadi 1 kg per bulan atau lebih. Dengan demikian, Anda mengetahui berapa banyak kalori yang perlu Anda bakar untuk mencapai tujuan tersebut.

2. Identifikasi Bagaimana Anda Mendapatkan Keuntungan dari Tujuan Tersebut

Orang sering gagal mencapai tujuan mereka karena mereka hanya berkonsentrasi pada biaya daripada manfaatnya. "Jika saya kehilangan berat badan," mereka beralasan, "Saya harus melepaskan ini dan melakukan itu." Atau "Jika saya berhenti merokok, saya tahu bahwa saya akan bertambah berat badan dan menderita dan sulit bergaul. "

Alih-alih berkonsentrasi pada hal negatif, pikirkan manfaat yang akan Anda nikmati. Saat Anda menetapkan sasaran, buatlah daftar benefit atau manfaat yang akan Anda dapatkan saat mencapai setiap sasaran. Setiap kali Anda mulai bertanya pada diri sendiri apakah hasil akhir akan sepadan dengan usaha, cukup ambil daftar manfaat dan bacalah keras-keras .

3. Sebutkan Hambatan yang Menghalangi Tujuan Anda

Anda perlu mengidentifikasi hambatan agar lebih realistis dan tidak terkejut. Banyak orang yang kurang memahami bahwa mengejar sebuah tujuan semacam itu akan sangat menuntut banyak usaha, membutuhkan waktu lama, dan melibatkan begitu banyak kesulitan yang tak terduga. 

Perencanaan yang cermat sebelumnya akan menghindarkar diri Anda dari banyak kekecewaan karena Anda sudah benar-benar siap. Anda harus mengerti bahwa Anda tidak dapat selalu melihat penghalang jalan di depan, akan banyak hambatan tak terduga yang muncul. Itulah sebabnya komitmen, sikap, tanggung jawab, dan fokus pada manfaat tetap merupakan suatu keharusan. Kesabaran juga sangat penting. Ingat bahwa dengan menjaga diri tetap fokus pada tujuan, Anda bisa melihat lebih banyak manfaatnya dan bukan hanya rintangannya.


Sangat sedikit orang yang menyukai tantangan dan rintangan. Kekecewaan atau kemunduran dalam bentuk apapun jarang dilihat dengan antusias, kebanyakan menjadi frustrasi. Namun, yakinlah bahwa kesulitan itu akan menimbulkan kegembiraan, Jika Anda berhasil mengatasi rintangan, Anda akan menjadi semakin kuat dan meningkatkan derajat Anda menjadi lebih tinggi.

Semoga bermanfaat dan selamat terus berjuang.

2017-07-19

Jangan Sepelekan Penulisan Nama

7/19/2017 10:14:00 AM 11
Sumber gambar: https://www.behindthename.com
Ada pepatah yang mengatakan "Apalah arti sebuah nama." Namun, bagi saya pribadi, nama adalah sebuah doa indah yang disematkan orang tua kepada anaknya. Nama adalah sebuah identitas yang memudahkan orang lain mengenali diri kita. Dalam KBBI, paling tidak ada tiga makna untuk kata nama sebagaimana berikut.
na.ma
  1. kata untuk menyebut atau memanggil orang (tempat, barang, binatang, dan sebagainya): -- anjing itu Miki
  2. gelar; sebutan: dikaruniai -- Adipati; --nya saja pegawai tinggi, tetapi kekuasaannya tidak ada
  3. kemasyhuran; kebaikan (keunggulan); kehormatan: ia beroleh (menda-pat) --
Dalam artikel ini saya ingin menyoroti masalah penulisan nama. Penulisan nama terkadang dianggap sepele, tetapi akibatnya sungguh bisa fatal. Akan banyak waktu dan tenaga tersita gara-gara ketidaktepatan penulisan nama.
Apa yang saya alami sendiri bisa dijadikan contoh. Nama lengkap saya adalah AHMAD KHOIRUS SALIM. Namun, ketika masa sekolah dan kuliah, saya lebih suka menuliskan nama dengan disingkat menjadi A. KHOIRUS SALIM.
Apa yang terjadi kemudian? Ketika hendak mengurus ijazah kelulusan, saya harus bolak-balik ke bagian administrasi kampus untuk membenarkan penulisan nama saya. Hanya gara-gara AHMAD yang disingkat menjadi A.. Bisa dibayangkan betapa repotnya kalau nama yang disingkat tersebut terlanjur dicetak di ijazah kelulusan. Saya akan lebih pontang-panting mengurusnya karena tidak sinkron dengan ijazah jenjang sebelumnya.
Kabar yang sempat saya dengar, mengurus kesalahan penulisan nama di ijazah jauh lebih sulit dan rumit dibanding mengurus kesalahan nama di kartu atau surat identitas yang lain seperti KK atau KTP. Jadi, demikian halnya dengan nama yang tercetak di surat atau kartu identitas yang lain, semua harus ditulis sama persis.
Penulisan nama juga penting apabila berhubungan dengan hajat hidup yang lain. Misal, ketika membeli tiket karena hendak bepergian, membuat rekening di bank, mendaftar kerja, dan lain-lain. Bayangkan apabila hendak bepergian dengan pesawat kemudian ditolak petugas check in karena nama tidak sama antara di kartu identitas dengan yang tertulis di tiket.
Oleh karena itu, penulisan nama perlu benar-benar diperhatikan. Jangan sampai salah meskipun satu huruf saja.  Kelihatannya sepele, tetapi nama adalah identitas yang melekat pada diri kita.

Apalagi, nama anak-anak masa kini demikian rumit dan sulit dieja. Contohnya adalah  penggunaan kata Muhamad dengan berbagai variannya seperti 'muhamad', 'muhammad', 'mochammad', 'muchammad', 'muhamat', 'mohamet', 'mohamat', 'akhmad', 'ahmad', 'ahmat', dan lain sebagainya. Contoh lain yaitu Xiovariel, Queennaya, Ghassan, Aldebaran, Altair, Azzahra, Ixia, Yuriexa, Razanaraghda, Odhiyaulhaq (tribunnews.com). 

Sebenarnya sah-sah saja karena itu kewajiban orang tua untuk memberi nama yang baik pada anaknya. Orang tua sekarang tentu ingin nama anak yang keren dan kekinian. Namun, ya itu tadi, konsekuensinya adalah harus jeli dan teliti menuliskan ejaan nama anaknya. Jangan sampai merugi di kemudian hari gara-gara penulisan nama yang rumit dan sulit dieja.

2017-07-18

Perundungan, Lagi dan Lagi

7/18/2017 10:59:00 AM 12
Perundungan, Lagi dan Lagi
Di awal tahun pelajaran 2017 ini, kita tersentak dengan adanya dua berita viral. Kita disuguhi dua video viral berisi perundungan (bullying) yang mirisnya terjadi dan melibatkan mereka yang sedang ada di dunia pendidikan.

Video pertama adalah seorang mahasiswa berkebutuhan khusus yang dirundung oleh teman-teman di kampusnya. mahasiswa itupun marah dan melemparkan tong sampah ke arah teman yang mengganggunya.

Video kedua adalah video sekelompok anak smp yang merundung seorang siswi. siswi tersebut dijambak, dipukuli, dan terakhir disuruh mencium tangan dan bersimpuh di kaki salah seorang pelaku perundungan tersebut.

Dua video itupun sekejap menjadi viral. Cacian dan hujatan ditumpahkan kepada para pelaku. Banyak yang kemudian mencoba menelisik siapa saja pelakunya. Pihak berwenang pun akhirnya turun tangan menangani persoalan tersebut. Berita terakhir yang dirilis media menyebutkan, para siswa SMP yang merundung temannya tersebut akhirnya dikeluarkan dari sekolah dan KJP-nya dicabut.Adapun para mahasiswa yang merundung mahasiswa berkebutuhan khusus tersebut sudah mendatangi keluarga korban dan meminta maaf, meskipun demikian, pihak kampus dikabarkan akan tetap melakukan tindakan sesuai prosedur.


Sebelum dua video perundungan itu beredar dan viral, sebenarnya sudah ada beberapa kasus serupa yang terjadi. Kasus tersebut juga menjadi viral dan mendapat perhatian secara nasional. 

Ah, apa sih yang salah dengan para generasi muda tersebut? tidakkah mereka sadar tindakan mereka tersebut sangat tidak pantas dan melukai perasaan dan psikis orang lain? Apakah hal-hal perundungan demikian sangat menyenangkan bagi mereka?

Tentu saja kita sangat emosi melihat perlakuan yang demikian itu dari mereka. Kita yang sudah dewasa saja miris, bagaimana mereka yang masih belia bisa dengan enjoi melakukannya?

Kita bisa berpraduga bahwa ada banyak hal yang mempengaruhi perilaku mereka. satu yang utama tentu dari keluarga. Keluarga adalah awal mula, semua bermula dari keluarga. Bagaimana keluarga, kedua orang tua mereka, memperlakukan dan mendidik mereka adalah hal yang patut dicermati. 

Ada kalanya perilaku tersebut terjadi karena pembiaran, anak terlalu dimanja seakan tidak pernah salah. Yang lebih tragis lagi kalau anak terbukti bersalah dan tetap dibela. Hal tersebut akan menumbuhkan sikap mau menang sendiri, bila salah, toh nanti tetap dibela orang tua. Mungkin seperti itu jadinya pola pikir mereka.


Bisa juga perilaku sadis tersebut muncul karena trauma dengan lingkungan dan kondisi rumah. Orang tua mereka terlalu galak dan mengekang, sehingga mereka mencari pelampiasan dengan merundung temannya yang dinilai lebih lemah. Apalagi jika ada teman lain yang mendukung, tindakan mereka akan semakin menjadi-jadi. sebenarnya, di satu sisi mereka bersifat penakut, mereka berani kalau beramai-ramai.

Di samping faktor keluarga dan lingkungan, faktor eksternal lain juga patut diwaspadai. Gencarnya arus informasi melalui internet dan media massa yang lain patut diwaspadai.Tontonan yang kurang mendidik akhir-akhir ini juga sudah cukup meresahkan. 


Sudah tak terhitung curahan hati para orang tua di medsos yang mengeluhkan kualitas tayangan televisi yang bermutu rendah, cenderung murahan. Apa daya jika rating masih menjadi tujuan utama dibanding kualitas dan mutu tayangan. Semua tahu, rating is profit. Perhatian pemerintah sebagai pengendali siaran sangat dibutuhkan. 

Dari sisi dunia pendidikan sendiri, bukan rahasia lagi kalau sistem senioritas di banyak lembaga pendidikan ketika masa orientasi sudah hampir tidak ada bedanya dengan perundungan massal yang dilakukan kakak kelas pada adik kelasnya.

Akhirnya, dari kejadian-kejadian perundungan tersebut, kita bisa belajar banyak hal. Kita bisa belajar bahwa ada hak dan kebebasan orang lain yang tidak bisa dikekang, ada sisi kelam anak dan remaja yang perlu diperhatikan, dan ada solidaritas sosial yang tinggi dalam masyarakat saat melihat kesewenang-wenangan menindas rasa kemanusiaan.

Kita tetap berharap pihak-pihak yang berpengaruh, termasuk diri kita sendiri, lantang bersuara melawan perundungan, bullying. Dilihat dari sisi manapun, walaupun dengan dalih pembelajaran, perundungan tetap tidak bisa dibenarkan. Akan timbul trauma dan rasa ingin balas dendam yang terus berputar menjadi lingkaran setan. 

2017-07-06

SEBUAH PUISI PEMANTIK

7/06/2017 10:25:00 PM 9
SEBUAH PUISI PEMANTIK
Menjadi seorang yang menyukai dunia menulis tentu bukan suatu kebetulan belaka. Dapat dipastikan ada suatu hal/alasan kuat yang melatarbelakangi seseorang menjadi penulis. Saya termasuk di antara mereka yang memiliki kisah awal menjadi seorang penulis atau paling tidak menjadi seseorang yang suka menulis.
Semenjak kecil, tepatnya usia SD yang sudah bisa membaca, saya terbiasa 'melahap' majalah “RINDANG” terbitan Depag (sekarang Kemenag) Jawa Tengah yang dibawa Bapak saya setiap awal bulan. Setiap PNS Depag, termasuk Bapak, wajib berlangganan majalah tersebut. Alhasil, saya pun terkena imbasnya yaitu keranjingan membaca. Beragam rubrik di dalamnya saya baca meski kadang tak paham. Untunglah kala itu ada rubrik komik dan cerpen yang lumayan menghibur.
Saya juga sering mengunjungi rumah Paman yang kebetulan tidak terlampau jauh jaraknya. Paman yang seorang guru SD memiliki koleksi ratusan majalah berbahasa Jawa "Panjebar Semangat". Maklum, beliau berlangganan majalah tersebut. Di samping itu, kadangkala Paman membawa majalah anak-anak dari sekolah. Saya pun suka sekali menikmati rubrik-rubriknya. Ada cerita lucu, kartun, cerita misteri, dan lain-lain. Kadang saya sampai lupa harus pulang kalau sudah asik membaca.
Jejalan informasi dari bacaan-bacaan yang saya dapatkan ternyata menyisakan pertanyaan. Apakah saya bisa menulis seperti mereka yang ada di dalam majalah-majalah itu? Sepertinya keren sekali kalau tulisan saya bisa muncul di majalah dan dibaca banyak orang.
Saya lantas mulai meniru cerita-cerita ringan di majalah tersebut. Saya tiru tetapi saya ubah nama tokohnya. Cerita yang berbahasa Jawa coba saya ubah ke bahasa Indonesia.
‘Hasil karya’ saya kemudian saya pamerkan ke teman-teman. Mereka ternyata cukup antusias dan menyukai 'hasil karya' saya. Saya senang sekali meskipun ada perasaan malu dalam hati karena tulisan itu bukan seratus persen karya saya.
Saya akhirnya tertantang mencoba membuat cerita sendiri. Saya buat cerita berdasarkan imajinasi sendiri. Saya menghayalkan diri ini menjadi seorang pendekar, superhero, dan seorang detektif. Hasilnya? Ternyata teman-teman tetap saja antusias dan menyukai karya saya. Saya semakin bersemangat menulis.
Satu peristiwa yang cukup berkesan terjadi ketika sekolah saya mengadakan perpisahan dan pelepasan kelas VI. Saya menjadi bagian kelas VI yang akan dilepas. Beberapa hari sebelum acara, saya memberanikan diri menyodorkan puisi bertema perpisahan karya saya kepada wali kelas. Saya ingin puisi tersebut menjadi pilihan yang dibaca saat acara pembacaan puisi. Walhasil, setelah menimbang sejenak, wali kelas akhirnya mengabulkan permohonan saya.
Puisi saya akhirnya dibacakan di atas panggung dan nama saya pun disebutkan sebagai penulisnya. Alangkah senang hati saya. Saya merasa hasil karya begitu dihargai.
Sayang sekali puisi tersebut tidak sempat saya dokumentasikan dengan baik. Kala itu puisi karya saya hanya berupa tulisan tangan. Seusai acara tidak ada yang menyimpannya sehingga raib entah ke mana.
Namun, saya akui peristiwa itu semakin melecut semangat saya untuk menulis. Saya sudah terlanjur percaya diri bahwa karya saya bisa dinikmati dan dihargai oleh orang lain.
Saat mulai memasuki SMA, saya aktif mengisi mading dan kadangkala membuat drama untuk dipentaskan di ajang pentas seni sekolah. Keaktifan saya itu bahkan membawa berkah tersendiri. Saya ditunjuk menjadi salah satu pengurus OSIS yang membidangi publikasi dan dokumentasi.
Usai lulus SMA, saya melanjutkan kuliah ke salah satu PTN di Semarang. Kegemaran menulis semakin menjadi. Saya bergabung dengan salah satu forum penulis dengannama besar di Indonesia, yaitu Forum Lingkar Pena (FLP). Pelatihan serta ajang kumpul penulis yang seringkali diadakan cukup mengasah intensitas dan ketajaman tulisan yang saya hasilkan.
            Berbagai lomba menulis saya ikuti demi mengasah kemampuan menulis. Tidak peduli lomba menulis fiksi maupun nonfiksi, setiap ada kesempatan dan saya mampu pasti saya ikuti. Saya tidak memfokuskan diri menjadi penulis salah satu genre saja. Saya ingin menjadi penulis generalis yang mampumenulis dengan genre apa saja. Urusan menang atau kalah tidak menjadi soal karena bagi saya yang penting ide yang ada di kepala bisa tersalurkan sehingga ada kepuasan batin tersendiri bagi saya.
           Ya, sebuah puisi sederhana akhirnya bisa memantik semangat saya untuk menulis dan terus menulis. Saya masih terus mencoba meningkatkan kemampuan menulis yang menurut saya pribadi masih sangat kurang. Perkembangan Iptek mau tidak mau harus diikuti agar hasil tulisan relevan dengan keadaan zaman. Saya masih memegang teguh keyakinan bahwa kemampuan menulis yang ditekuni akan membawa manfaat yang besar dalam kehidupan.