Tampilkan postingan dengan label blogger Bengkulu. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label blogger Bengkulu. Tampilkan semua postingan

2017-08-30

Panduan Orang Tua Memilih Permainan Online untuk Anak

8/30/2017 09:27:00 AM 10
Internet menyentuh hampir setiap aspek kehidupan manusia, termasuk anak-anak. Bahkan, seringkali anak lebih mahir menggunakan internet dibanding orang tuanya. Sebagai contoh, ketika Anda mungkin mencari kata yang tidak dikenal dalam kamus, anak-anak Anda lebih cenderung menggunakan kamus online. Ketika Anda menggunakan telepon seluler biasa untuk berkomunikasi, mereka menggunakan instant messenger.

  
game online anak

Perbedaan yang lebih besar lagi bisa ditemukan pada saat mereka bermain game. Permainan generasi orang tua mereka mungkin melibatkan kartu atau sistem konsol paling canggih di masa mereka, tetapi permainan yang dimainkan anak-anak di internet bisa jauh lebih rumit. Mereka menambang emas, menyebarkan kerajaan, melawan naga dan alien sendirian atau dengan puluhan, ratusan, bahkan ribuan gamer lainnya.

Game-game tersebut memuat nama, tempat, jargon dan istilah yang membingungkan yang bisa membuat Anda tidak tahu apa yang sebenarnya dilakukan anak-anak Anda. Akhirnya anda mungkin mulai berpikir bahwa beberapa bagian dari beberapa permainan itu tidak baik untuk mereka.

Apa yang sesuai untuk anak-anak Anda adalah keputusan yang bisa Anda buat. Berapa banyak kekerasan yang mereka hadapi, berapa banyak waktu yang mereka habiskan di depan layar, dan berapa banyak kontak yang mereka miliki dengan orang asing tak berwajah yang begitu umum di internet adalah semua pertanyaan yang harus Anda jawab dan renungi sendiri. 

Dalam artikel Panduan Orang Tua Memilih Permainan Online untuk Anak ini, penulis mencoba membantu orang tua mendapatkan informasi tambahan untuk bisa memahami hobi anak-anak bermain permainan online itu. Dengan informasi ini, semoga bisa membantu para orang tua untuk bisa memberikan penilaian berdasarkan informasi tentang apa yang seharusnya dan tidak boleh dilakukan, dan untuk membantu Anda mencapai ‘bagian lain’ dari kehidupan mereka yang mungkin sebelumnya tampak seperti sesuatu dari sebuah kotak teka-teki.

Berikut ini adalah beberapa jenis permainan yang biasa dimainkan anak-anak, dan orang dewasa juga, sih.

Easy Stuff
Jenis permainan online yang paling sederhana adalah jenis permainan berbasis Flash atau Java yang biasanya Anda lihat berjalan di dalam browser web Anda. Jenis game ini cenderung relatif sederhana dibandingkan dengan game stand alone yang dibahas nanti. Contoh umum termasuk Bejeweled, Zuma, dan Diner Dash. Permainan ini hampir secara universal menjadi pemain tunggal dan tidak memiliki jenis konten kekerasan atau konten dewasa.

Banyak dari game ini bisa sangat menyenangkan bahkan untuk pemain yang paling kasual sekalipun. Beberapa, seperti Bookworm, bahkan memiliki konten pendidikan yang asli. Permainan ini bisa menjadi kesempatan untuk ikatan dan pembelajaran seperti melempar bola di halaman belakang, dan mendapat bonus tambahan karena lebih mudah membuat anak-anak Anda duduk bersama dan bermain dengan Anda.


 First Person Shooter: Menemukan Sesuatu/Musuh untuk Ditembak
 FPS adalah singkatan dari First Person Shooter. Pemain menjadi orang pertama yang sama dalam sebuah cerita. Artinya, pemain melihat dunia melalui mata satu karakter dan berinteraksi dengan lingkungan permainan seolah-olah dia adalah karakter itu. Shooter berasal dari tujuan utama kebanyakan game seperti itu, menembak apapun yang terjadi meskipun menjadi orang jahat.

Game FPS termasuk beberapa online terpopuler. Contoh umum termasuk Counter Strike, Doom, Battlefield: 1942, dan game X-Box Halo. Dari perspektif orang tua, permainan ini bisa menjadi perhatian. Mereka sangat bervariasi dalam jumlah realisme, tingkat kekerasan, bahasa, dan sikap. Satu-satunya cara untuk mendapatkan ide bagus tentang masalah konten adalah menonton permainan secara langsung. Jika anak-anak Anda tidak ingin Anda menonton saat mereka bermain, maka cobalah jalankan permainan itu sendiri kapan saja saat mereka tidak berada di sekitar Anda.

Ada variasi yang cukup besar dalam bagaimana kekerasan dan bagaimana konten FPS pribadi bisa dari game ke game. Bagian pemain tunggal Halo, misalnya, memiliki pemain yang bertarung melawan penyerang asing dengan sebagian besar senjata energi dan penderitaan manusia yang realistis. Sebaliknya, permainan bertemakan Perang Dunia II cenderung tidak menunjukkan kekerasan realistis.

Bermain online menghadirkan perhatian yang berpotensi lebih besar. Tujuan game FPS online hampir selalu membunuh pemain lain. Sementara beberapa permainan memiliki berbagai mode di mana ini adalah tujuan sekunder, mereka semua memberi pemain pistol dan mendorongnya untuk menggunakannya pada karakter yang mewakili orang lain sebagai musuh.

Simulasi menanduk dan penggunaan kekerasan terhadap orang lain untuk mencapai tujuan mungkin adalah hal-hal yang tidak ingin ditonton Anak-anak. Sekali lagi, ini adalah keputusan yang harus Anda buat. Tulisan ini mendorong Anda untuk mendapatkan informasi sebanyak mungkin.

Bicaralah dengan anak-anak Anda. Cari tahu apa yang mereka pikirkan, selami kata-kata mereka. Pastikan mereka melihat garis pembatas antara apa yang terjadi dalam permainan dan apa yang terjadi di dunia nyata, antara apa yang hanya boleh disimulasikan dan apa yang boleh dilakukan.
Jawabannya mungkin mengejutkan Anda. Jika anak-anak Anda belum mengerti perbedaannya, kewajiban orang tua untuk memberikan pengertian terhadap anak. Jelaskan bahwa ada bagian dari permainan yang hanya boleh disimulasikan, tetapi tidak boleh dilakukan di dunia nyata. Pada akhirnya, keputusan besar ada di tangan Anda sendiri untuk memastikan anak boleh atau tidak memainkan permainan tersebut.

2017-08-20

Blog yang Diminati untuk Job Review

8/20/2017 12:32:00 AM 8
Profesi blogger bukan lagi profesi yang dipandang sebelah mata. Beberapa orang bahkan sudah memantapkan diri menjadi full time blogger, blogger profesional, yang menjadikan blog-nya sumber utama  income.  

Sebenarnya, bagaimana seorang blogger bisa mendapatkan income dari blog-nya? Jawaban untuk pertanyaan ini adalah: banyak sekali. Cara paling umum adalah dengan iklan. Ya, beragam platform iklan bisa dipilih oleh blogger untuk diterapkan di blog-nya. 

Saat ini, salah satu cara untuk menghasilkan uang dari blog adalah dengan job review. Jadi, intinya seorang blogger me-review sebuah produk yang diiklankan oleh pemesan. Semacam endorse lah kalau untuk artis-artis. Namun, blogger lebih menekankan keunggulan sebuah produk melalui tulisan artikelnya. Tentu dengan pernak-pernik foto dan infografis yang indah dan memukau.
blog yang dicari untuk job review

Bagaimana sih agar blog kita bisa mendapatkan job review?

Gampang-gampang  susah untuk menjawab pertanyaan ini. Berbagai artikel tentang seluk-beluk job review sudah banyak yang membahas tentang hal itu. Coba baca di artikel saya yaitu 7 Cara agar Blog Dilirik oleh Pemilik Brand.

Menurut saya pribadi, kualitas blog adalah kuncinya. Selayaknya seleksi alam, maka yang terbaik yang akan bertahan di garda terdepan, hehehe.

Perbaiki kualitas artikel, perjelas niche atau kategori blog, tingkatkan SEO, itu adalah beberapa langkah meningkatkan kualitas blog. Dan, tidak ada sesuatu yang bagus yang muncul secara instan. Semuanya perlu proses untuk bertahan, perlu tahan banting, tahan bosan, dan tahan jenuh karena persaingan blog yang semakin menakutkan, buahahaha.  Paling tidak, butuh waktu untuk mewujudkan itu semua.

Jangan mimpi akan banjir job review kalau blog masih baru dengan kualitas yang alakadarnya. Calon pemberi job review tentu mempunyai tim khusus untuk menyeleksi kelayakan sebuah blog untuk menerima job review. Rugi dong kalau asal-asalan menaruh iklan. 

Ibarat memasang iklan di televisi, pastilah pemasang iklan lebih memilih memasang iklan di stasiun televisi yang bonafit, pada jam prime time pula, karena pemirsanya pasti banyak.  
Salah satu rahasia blog yang disukai oleh pemberi job review adalah blog yang ‘alami’. Alami dalam artian artikel-artikel yang ada di blog tersebut memang sesuai dengan jiwa pemiliknya. Begini, setiap orang pasti memiliki ketertarikan atau hobi masing-masing. Nah, blog yang alami akan mencerminkan ketertarikan tersebut. Memang sih, ada yang suka menulis topik general/umum. Namun, lambat laun akan kelihatan kok interest-nya ada di topik apa saja. 

Atau, meskipun niche atau kategori blognya masih umum, tetapi blogger yang berkualitas akan bekerja total menggarap blognya. Hal itu tergambar misalnya dari tulisannya yang bernas dan berciri khas, lengkap dengan infografis dan visualisasi yang mendukung.  Minimal artikelnya juga berisi 300—500 kata. 

Akhirnya, setiap blogger bisa memilih jalannya masing-masing (jiaah..). Bisa saja kok memanfaatkan cara yang instan untuk membangun blognya seperti menggunakan jasa SEO, jasa penulisan artikel, dan jasa-jasa lainnya seputar dunia blogging yang banyak bertebaran di dunia maya. Sah-sah saja jasa-jasa tersebut untuk dimanfaatkan. Asal jangan menggunakan cara haram semacam plagiat artikel atau konten blog orang lain, lho, ya. Jangan sampai, deh. Nggak berkah juga nanti hasil yang didapatkan.

Baca juga:

2017-08-09

Akhirnya, Setahun sudah Blogger Bengkulu Berkiprah (Ulasan Milad Pertama Bobe)

8/09/2017 10:30:00 AM 2
Salah satu komunitas blogger yang sedang naik daun saat ini adalah komunitas Blogger Bengkulu (biasa diakronimkan menjadi Bobe). Bagaimana tidak? Baru setahun Bobe berkiprah akan tetapi perkembangan dan pertumbuhan Bobe sudah menunjukkan peningkatan signifikan.

Logo Komunitas Blogger Bengkulu (Bobe)
Founder komunitas Blogger Bengkulu adalah Mbak Mildaini. Lalu beliau mengajak teman yang lainnya untuk menjadi bagian Bobe seperti Ria M. Fasha, Yurmawita, dan Intan Novriza K., Beni Sumarlin, dan Piter JV untuk menjadi pengurus dan admin grup Blogger Bengkulu di facebook dan WA. Adapun logo Bobe dibuat oleh Suhendra. Mereka merupakan blogger dengan visi dan misi sama, ingin mengumpulkan para blogger Bengkulu ke dalam satu wadah komunitas sehingga lebih bisa berkiprah dan bermanfaat. Salah satu misi besarnya adalah mengenalkan Bengkulu melalui blog, agar Bengkulu tidak hanya dikenal karena sering gempa, melainkan banyak potensi lokal yang bisa menjadi unggulan.

Tentang launching Blogger Bengkulu sendiri, Anda bisa membaca ulasannya secara lengkap di artikel salah satu founder komunitas Blogger Bengkulu, Mbak Mildaini. Tahun 2017 ini adalah perayaan ulang tahun yang pertama. Hari tepatnya yaitu tanggal 1 Juli 2017, tetapi puncak kegiatannya disatukan dengan kegiatan rutin bulanan Bobe yaitu setiap pekan terakhir. Akhirnya disepakati milad pertama bobe dilaksanakan pada tanggal 30 Juli 2017, hari Minggu.

Lalu, saya sendiri? Ah, saya adalah salah satu anggota yang kebangetan karena belum pernah sekalipun mengikuti kopdar Bobe. Alasannya tentu saja selalu kesibukan. Sebenarnya kopdar seperti itulah yang membuat sebuah komunitas semakin eksis, karena ada kegiatan dan interaksi anggotanya.

Saya ingat banget pertama mengenal Bobe melalui Mbak Mildaini. Kala itu, beliau sedang mengisi acara yang diselenggarakan Kantor Bahasa Bengkulu. Kami ngobrol tentang sebuah komunitas bernama blogger Bengkulu. Pada dasarnya saya pun senang dengan blogging, meskipun belum terarah, akhirnya saya memberanikan diri bergabung dengan Bobe.

Saat ini, anggota grup Fb dan WA Bobe ada sekitar 250-an. Domain anggota yang terdaftar ada kurang lebih 50 domain blog aktif yang siap melesat & bekerjasama dengan berbagai pihak. Dengan rajin mengikuti interaksi di grup WA dan facebook, banyak informasi tentang pengembangan blog dan... JOB ( itu memang yang ditunggu-tunggu) hehehe.

Lalu, bagaimana kiprah Bobe sendiri setelah satu tahun kehadirannya? Tampaknya perayaan milad pertama Bobe pada tahun 2017 tersebut bisa sedikit banyak menjelaskan. Mereka yang hadir dalam perayaan milad pertama Bobe bukan hanya anggota komunitas blogger Bengkulu, melainkan juga ada beberapa pejabat pemerintah, dalam hal ini yang hadir adalah Kepala Dinas Komunikasi dan informasi Teknologi, Eddy Prawisnu.

Bahkan, dalam konsep rundown acara sebelumnya, PLT Gubernur Bengkulu yaitu Rohidin Mersyah pun dijadwalkan hadir. Namun, beliau berhalangan hadir karena ada agenda lain yang mendesak.

Dalam perayaan milad pertama Bobe tersebut, antara pihak perwakilan pemerintah dengan komunitas Blogger Bengkulu sama-sama sepakat untuk mengeratkan kerja sama, menjadikan Bobe media partner untuk mempromosikan dan mengenalkan Bengkulu.
Sambutan ketua Komunitas Blogger Bengkulu, Mbak Mildaini.
 Sumber Foto: www.mildaini.com

Kehadiran perwakilan pemerintah tersebut menjelaskan banyak hal, satu yang pasti, kehadiran Komunitas Blogger Bengkulu tidak lagi dipandang sebelah mata. Pemerintah sudah mulai melihat peran penting para blogger yang dapat berperan besar dalam menyukseskan pembangunan daerah, terutama dalam hal promosi potensi lokal Bengkulu sehingga lebih dikenal di kancah nasional dan internasional.


 Sumber Video: https://twitter.com/mediacenterBKLhttps://twitter.com/mediacenterBKL/status/891599494936010752
Blogger memperkenalkan daerahnya dengan beragam cara dan warna, melalui niche blog dan model tulisan masing-masing. Di tengah masyarakat yang semakin melek media online, di tengah kemudahan akses internet, menggandeng para blogger adalah pilihan terbaik.

Sebelum perayaan milad pertama Bobe pun, sudah ada agenda-agenda besar pemerintah yang melibatkan komunitas Blogger Bengkulu. Agenda tersebut di antaranya :  
  1. Festival Bumi Rafflesia, terutama pada kegiatan Familiarization Trip (Famtrip) Bengkulu yang diadakan oleh Dinas Pariwisata Bengkulu pada Jumat--Ahad, 21--23 Juli 2017.
  2. Peringatan Hari Koperasi Nasional ke-70 yang diadakan oleh Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Bengkulu pada tanggal 27 Juli 2017.
Yup, Komunitas Blogger Bengkulu memang sedang terus berkiprah, semakin melebarkan sayap. Hal ini menunjukkan setidaknya dua hal: pertama, kehadiran Bobe semakin diperhatikan dan memberikan berkah tersendiri bagi para anggotanya; kedua, Bobe dituntut semakin berbenah memperbaiki diri, sistem organisasi perlu lebih ditingkatkan agar semakin mantap dan berkualitas.

Sekali lagi, selamat milad pertama Bobe. Semoga Bobe semakin maju, berkembang, dan semakin berkiprah luas demi kemajuan Bengkulu tercinta. 

#MiladPertamaBobe, #BloggerBengkulu, #PuncakMilad1Bobe, #MiladBobe



2017-04-16

Menakar Geliat Pasar di Bengkulu

4/16/2017 10:13:00 AM 14

Pasar menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah (1) n tempat orang berjual beli; pekan, (2) Ek kekuatan penawaran dan permintaan, tempat penjual yang ingin menukar barang atau jasa dengan uang, dan pembeli yang ingin menukar uang dengan barang atau jasa. Pasar adalah tempat imteraksi antara penjual dan pembeli, produsen dan konsumen. 

Karena fungsinya yang mempertemukan penjual dan pembeli, pasar menjadi area penting yang seringkali menjadi barometer kondisi ekonomi suatu daerah. Ada kalanya pasar menjadi sangat ramai karena ekonomi masyarakat yang sedang bergairah, ada kalanya pasar menjadi sepi karena keadaan ekonomi juga sedang lesu. 

Apabila kita melihat pola interaksi kehidupan di pasar, sebenarnya pola interaksi di dalam pasar tidak hanya terjadi pada produsen dengan konsumen saja, tetapi terdapat pola interaksi lain. Pola interaksi ini disebut dengan eksternalitas. Eksternalitas dapat dipahami dengan dampak bagi sebuah pihak dari keputusan yang diambil oleh pihak lain. Eksternalitas terdiri dari empat macam pola dampak interaksi yaitu dampak produsen terhadap produsen lain, dampak produsen terhadap konsumen, dampak konsumen dengan konsumen lain, dan dampak konsumen dengan produsen (http://pradipta-aditya-fisip12.web.unair.ac.id/)

Interaksi tersebut bisa mengakibatkan beberapa hal seperti harga yang naik turun,komoditas tertentu yang tidak laku, dan lain sebagainya. Di sinilah peran pemerintah menjadi penting sebagai pihak yang berwenang mengintervensi kegiatan ekonomi di dalam pasar. Pemerintah berperan dalam penetapan harga tertinggi (ceiling price) dan harga terendah (floor price) di dalam pasar. Jika tidak ditetapkan bisa terjadi ketimpangan, seperti penjual bisa menentukan harga seenaknya sendiri yang mengakibatkan tidak adanya keseimbangan sehingga akan berpengaruh pada kehidupan pasar. 

Lalu bagaimana dengan di Bengkulu sendiri? Situs berita Kompas versi online edisi 23/5/2016 melansir bahwa ternyata,
80 persen perekonomian di Provinsi Bengkulu berasal dari sektor konsumsi, bukan sektor produksi. Hal ini menjadi perhatian Bank Indonesia (BI). 
Deputi Perwakilan BI di Bengkulu, Christin R Sidabutar, mengungkapkan bahwa 80 persen pertumbuhan ekonomi di Bengkulu masih ditopang oleh faktor konsumsi, bukan produksi.
"Dari 80 persen itu, sebanyak 65 persen adalah konsumsi rumah tangga. Sisanya, konsumsi pemerintah. Sektor produksi masih kecil," kata Christin, Senin (23/5/2016).
BI menilai, dengan pertumbuhan ekonomi yang didominasi oleh konsumsi menandakan perekonomian Bengkulu rapuh. 
Dari kenyataan tersebut, keberadaan pasar sebagai tempat bertransaksi menjadi sangat penting. Pun menjadi tantangan bagi pemerintah daerah untuk lebih meningkatkan peran pasar sebagai penopang ekonomi Bengkulu. Perbaikan infrastruktur, perbaikan sistem pasar, juga menjadi PR besar pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas pasar. Pasar di Bengkulu seharusnya lebih banyak menjadi tempat bertransaksi antara produsen di Bengkulu dengan konsumen di Bengkulu, bukan produsen dari luar Bengkulu saja. 

Harus diakui letak geografis Bengkulu memang kurang menguntungkan. Angka kemiskinan di Bengkulu juga masih cukup tinggi, bahkan menurut data di tahun 2016 termasuk tertinggi di Sumatra (beritasatu.com). Tantangan yang sangat berat untuk bisa mengoptimalkan pasar sebagai penopang ekonomi rakyat. 

Di Bengkulu, utamanya di Kota Bengkulu, pasar-pasar besar seperti Pasar Panorama, Pasar Minggu, dan Pasar Barukoto berperan cukup sentral dan strategis mempertemukan penjual dan pembeli dari luar maupun dalam Kota Bengkulu. Meskipun demikian, seperti yang sudah saya tulis di atas, komoditas yang dijual lebih banyak disuplai dari luar Bengkulu. Imbasnya, perputaran modal pun kembali ke luar Bengkulu. 

Baiklah, ini hanya sekadar catatan seseorang yang bukan ahli ekonomi, hehehe. Saya hanya mencoba menuliskan apa yang saya pahami, serta mencoba menyimpulkan bahan-bahan yang sudah saya baca dari berbagai media. Tulisan ini juga saya sertakan dalam tantangan #nulisserempak bertema #PasarBengkulu yang dimotori oleh blogger Bengkulu

Semoga bermanfaat.

=================
Sumber Referensi: